Sampah Berserakan di Pantai Talisayan, Hiu Paus Terancam

 

TANJUNG REDEB – Kondisi pantai di Kecamatan Talisayan, belakangan menjadi sorotan wisatawan. Pasalnya, sebagian besar pinggiran pantai dipenuhi sampah yang menjadikan pemandangan di sekitar pantai sangat memilukan. Sampah tersebut dikhawatirkan akan hanyut ke laut dan mengganggu kehidupan biota laut termasuk hiu paus yang terdapat di laut Talisayan.

Hal itu diungkapkan salah seorang aktivis lingkungan Biota Laut Berau (BLB), Wahyu Ika Putri, yang mengaku miris menyaksikan kondisi pantai yang penuh dengan sampah tersebut. Selain mengurangi keindahan, dampak utama dari sampah tersebut dikatakannya akan ditanggung oleh biota laut sekitar.

"Semakin memprihatinkan. Ngeri melihatnya," ujarnya kepada beraunews.com, Senin (10/07/2017).

Sampah yang mengotori pantai tersebut diperkirakan merupakan sampah yang terbawa arus laut. Namun, melihat kondisi sekitar lingkungan, tidak menutup kemungkinan sampah tersebut juga berasal dari sampah rumah tangga milik warga sekitar.

"Kalau dilihat dari kondisinya, banyak juga sampah di bawah kolong rumah warga. Mungkin ada yang terbawa dari arus gelombang laut, dan dari sampah warga sendiri juga," jelasnya.

Terlepas darimana datangnya sampah tersebut, namun ia tetap menyayangkan kondisi pantai yang sangat tidak sehat tersebut.

"Di Talisayan sangat terkenal dengan keberadaan hiu pausnya. Kalau sampai di laut kita banyak sampah yang dari pantai, bisa mengancam keberadaan hiu paus ini," ungkapnya.

Ia pun berharap agar masyarakat sekitar dapat bersama-sama menumbuhkan kesadaran akan kebersihan laut dan pantai, sehingga dapat menjaga kelestarian alam beserta makhluk hidup di dalamnya.

"Jangan lagi kita menunggu petugas kebersihan untuk bergerak. Tapi tumbuhkan kesadaran dalam diri masing-masing untuk menjaga kebersihan lingkungan," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia