Datang Ke Tangap, Kadisbudpar Ungkapkan Kekecewaan

 

TELUK BAYUR - Mendapat Informasi terkait banyaknya burung yang mati di Taman Hutan Kota, Tangap, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng melakukan pengecekan ke lokasi. Alhasil, dalam pengecekan tersebut, ia kecewa melihat burung-burung yang dipindahkan dari taman RSUD Abdul Rivai banyak yang mati.

Dikatakannya, jika benar banyak burung yang diharapkan menjadi daya tarik di kawasan tersebut justru berakhir tragis atau mati. Menurutnya, melihat kondisi bangkainya, diperkirakan burung-burung tersebut sudah mati beberapa bulan lalu. Dugaan sementara hanya kekurangan makanan dan minuman, lantaran kurangnya perhatian dari pengelolaan.

"Saat burung ini dipindahkan dari RSUD ke sini, memang kami dari pariwisata juga masih kurang informasi, tapi tetap kita lakukan pengecekan karena ini potensi juga," katanya.

Ditambahkannya, sementara ini diduga ada kelompok lain yang mengelola kawasan hutan kota tersebut. Pasalnya ada beberapa pembangunan fisik, baik infrastruktur maupun beberapa kandang burung. Namun, ke depannya direncanakan akan diambilalih oleh Disbudpar Berau.

"Tadi sudah ada pembahasan atau pembicaraan dengan Wakil Bupati Berau untuk pengelolaan kawasan ini. Jadi untuk kelompok lain yang mungkin mau bergabung untuk bersama-sama mengelola ini, nanti akan kita susun lagi, sehingga kawasan ini bisa menjadi tempat edukasi juga untuk masyarakat. Apalagi lokasinya dekat dengan kota," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia