Warga Minta Truk Pengangkut Sampah Dipasang Penutup

 

TANJUNG REDEB – Truk pengangkut sampah yang kerap melintas di beberapa ruas jalan seputar Kota Tanjung Redeb, tak jarang membuat kesal sebagian pengguna jalan.

Pasalnya, truk pengangkut sampah tersebut tidak menggunakan penutup di bagian atas, guna mencegah material sampah berterbangan ke jalan saat diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb.

Tak hanya berterbangan, sampah yang diangkut menggunakan truk pengangkut tanpa penutup tersebut juga menimbulkan aroma tidak sedap yang cukup mengganggu pengendara yang berada di posisi belakang truk.

Hal itu dikeluhkan salah seorang pengendara yang juga merupakan warga Jalan Durian III, Sri. Menurutnya, bukan hanya mengganggu, namun truk pengangkut sampah tanpa penutup tersebut dikatakannya dapat membahayakan pengendara. Terlebih sampah yang diangkut tersebut tentu mengandung bakteri yang dapat berterbangan dan menganggu kesehatan masyarakat.

“Kadang sampahnya terbangan. Saya juga yakin sampah tersebut mungkin bisa saja menerbangkan ulat atau debu lainnya yang bisa saja hinggap atau masuk ke mata pengendara, itu sangat berbahaya. Maka sebaiknya setiap mengangkut sampah itu harus diberi penutup atasnya, supaya tidak langsung terbang begitu,” keluhnya kepada beraunews.com, Kamis (22/06/2017).

Bukan hanya Sri, seorang pengendara lainnya, Ibnu, juga mengeluhkan hal yang sama. Atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh truk pengangkut sampah tanpa penutup tersebut, ia pun meminta kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, untuk dapat menindaklanjuti keluhan warga dengan memberikan penutup untuk truk pengangkut sampah tersebut.

“Mestinya dibuat semacam penutup, supaya tidak berterbangan sampah-sampahnya saat diangkut. Apalagi mengangkutnya lewat jalan yang memang ramai pengendara. Jangan dibiarkan, sebab ini bisa merugikan masyarakat,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia