Harga Barang Naik, Yang Ini Justru Turun

TANJUNG REDEB - Jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tercatat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai terlihat menunjukkan penurunan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, yakni 475 pasien untuk periode Januari hingga jelang berakhirnya Juni 2016. 

Humas RSUD dr. Abdul Rivai, Erva Angriana mengatakan, tahun ini jumlah penderita DBD semakin berkurang, dibandingkan awal-awal tahun. Dari data yang dibukukan untuk pasien DBD, jumlah terbanyak pada tahun ini terjadi dibulan Januari.

“Untuk Januari saja, jumlah pasien DBD sebanyak 186 orang, itu yang terbanyak terlihat dari data kami disini,” jelas Erva kepada beraunews.com.

Sedangkan pada bulan Juni ini hanya ada 4 pasien DBD dan hampir seluruh penderita DBD didominasi oleh anak-anak usia dini mulai 0-12 tahun.

“Data kami menunjukkan jumlah penderita DBD tahun ini mengalami penurunan yang begitu signifikan dimana pada bulan Januari ada 186 orang, Februari 121 orang, Maret 103 orang, April 42 orang, Mei 19 orang dan Juni 4 orang,” jelas Erva lagi.

Dan beruntungnya, dari data tersebut tidak ada korban jiwa. Hal ini yang menurutnya patut disyukuri. Pemahaman terhadap gejala DBD menurutnya memang diperlukan serta wajib diketahui masyarakat luas. Sehingga dapat mencegah jatuhnya korban jiwa.

Penyebaran penyakit DBD bisa saja terjadi lantaran suhu udara dingin saat musim penghujan tiba serta akibat kebersihan disekitar lingkungan kurang. Oleh sebab itu, diimbau kembali kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan serta membiasakan dengan hidup sehat agar terhindar dari segala jenis penyakit yang dapat ditimbulkan oleh gigitan nyamuk.

“Penyebaran penyakit DBD ini dapat kita cegah dengan melalukan beberapa hal, mulai dengan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Maka dari itu, saya imbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Bumi Batiwakkal tetap waspada dengan penyakit berbahaya tersebut, terutama kepada anak-anak karena penyakit ini rentan terhadap mereka, cegah dengan cara pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.(ea)