Waduh, Ada Kapal dari Sulawesi Ketahuan Beli Hiu di Maratua

 

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mendapat laporan dari Dinas Perikanan dan Camat Maratua, terkait adanya kapal berasal dari daerah Sulawesi yang membeli hiu dari perairan Berau.

Atas kejaidan ini, Agus menganggap jika masyarakat di pulau tersebut masih ada yang mencoba menangkap dan menjual hiu dalam kondisi hidup. Beruntung, informasi cepat disampaikan dan segera dikoordinasikan oleh petugas kepolisian, sehingga kapal tersebut berhasil diamankan.

"Sudah diamanakan kapalnya, jadi ada sekitar 20 ekor ikan hiu namun saya belum tahu pasti jenis apa saja yang dibeli oleh orang itu," tambahnya.

Dikatakannya, ia juga sudah berkoordinasi dengan Camat Maratua agar hiu yang dibeli dan dalam kondisi hidup tersebut agar bisa dilepas kembali. Rencananya, pada hari ini pun hiu tersebut akan dilepas setelah camat sampai di pulau Maratua.

"Saya sudah ketemu camat kebetulan kemarin ada di Tanjung, hari ini dia pulang dan saya minta tidak usah menunggu saya, langsung lepaskan saja hiu-hiu itu," bebernya.

Agus juga belum tahu pasti ke mana rencana hiu tersebut akan dibawa, yang jelas kapal pengangkut tersebut dari daerah Sulawesi. Besar kemungkinan juga Sulawesi hanya daerah transit dan selanjutnya akan dikirim ke luar negeri, karena harganya jauh lebih mahal.

 

"Kalau tujuannya saya belum tahu, yang jelas kapalnya dari Sulawesi. Mungkin saja itu transit dan nanti dikirim ke luar, karena harganya lebih mahal kalau di sana," ucapnya.

Ia juga sudah mengetahui siapa warga yang melakukan penangkapan dan penjualan hiu ini, namun saat ini dasar hukum masih berupa surat edaran atau peraturan daerah (Perda), sehingga menyulitkan untuk mengambil tindakan.

"Yang jelas kami berpikir positif saja, berarti masih banyak masyarakat yang belum tahu terkait edaran kami. Saat ini peraturan daerah pun masih dibahas, jika itu sudah selesai baru ada sanksi tegas yang kita berikan kepada pelakunya," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia