Sebagian Air Keran Warga Di Bantaran Sungai Masih Bersumber dari Sungai

 

TELUK BAYUR – Air merupakan kebutuhan wajib setiap makhluk hidup. Tetapi meskipun sekarang sumber air bersih sudah disediakan PDAM, masih saja ada beberapa warga sekitaran sungai yang enggan menyambungkan pipa mereka ke PDAM, dengan berbagai macam alasan.

“Kalau misalnya mau menyambung lagi, harus pakai beberapa pipa panjang baru bisa sampai ke sini sambungannya. Bisa sebenarnya kalau mau memasang, tapi nanti pasti keluar biaya lagi,” kata warga Sungai Kuyang, Herlina.

“Air PDAM itu sudah termasuk air bersih, tapi orang-orang sini saja yang terlalu hemat, tidak mau repot-repot bayar air,” ucap Ketua RT 2 Sungai Kuyang, Sabransyah kepada beraunews.com, Senin (01/05/2017).

“Sempat juga kami dapat sosialisasi dengan PDAM terkait masalah air bersih ini, tapi sama saja, masyarakatnya lebih suka menyedot air sungai,” sambungnya.

Warga lain pun mengatakan, jika ingin ikut sambungan harus laporan terlebih dahulu, yang terkadang lambat mendapatkan respon.

“Saya pernah mengajukan laporan pemasangan pipa untuk disambungkan ke PDAM, tapi lama sekali baru ditanggapi,” ucap warga lainnya, Lian.

Selain Ketua RT 2 Sungai Kuyang yang memberikan pendapat, Ketua RT 3, Syamsul, juga memberikan pendapatnya.

“Mau bagaimana lagi, namanya juga tinggal dekat sungai, warganya mana mau repot,” ucapnya.

Hemat sebenarnya hal yang wajar, tetapi jika dalam urusan air pun juga hemat hingga tidak ingin ikut menyambung ke PDAM, sepertinya bukan suatu yang patut untuk dilakukan. Karena mau bagaimanapun, konsumsi air bersih pasti berpengaruh terhadap pola hidup serta kesehatan.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia