Belum Dievakuasi, Dikhawatirkan Akan Mencemari Lingkungan

 

PULAU DERAWAN – Kandasnya kapal motor (KM) Surya Lestari di perairan Pulau Panjang pada Sabtu (25/03/2017) lalu hingga kini belum dievakuasi oleh pemilik kapal. Diketahui kapal tersebut bermuatan pupuk pertanian seberat 300 ton yang rencananya akan dibawa ke Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Kapolsek Pulau Derawan, AKP Noor Dhianto mengatakan, kandasnya kapal tersebut bermula saat kapal dari Bontang hendak menuju Tanjung Selor. Dalam perjalanan terjadi angin kencang dan hujan sehingga air masuk dan mengenai mesin kapal hingga mati atau rusak. Karena kerusakan tersebut, kapal terombang-ambing hingga ke perairan karang Pulau Panjang.

"Karena mesin mati, kapal hanyut. Di lokasi itu kapal kandas dan awak kapal yang berjumlah sekitar 7 orang langsung berupaya menyelamatkan diri dan beberapa barang berharga, karena khawatir kapal akan karam," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (29/03/2017).

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Pulau Derawan bersama aparat lain melakukan evakuasi terhadap awak kapal. Para awak kapal saat ini ada di Mapolsek Pulau Derawan menunggu evakuasi dari pemilik kapal.

"Kami sudah koordinasi dengan pemilik kapal agar mengurus kapal tersebut atau setidaknya  memindahkan muatan kapal," jelasnya.

 

Selain itu, dikhawatirkan jika kapal dibiarkan terlalu lama, kondisinya akan semakin parah. Jika air mulai masuk ke kapal dan merendam muatan kapal, ditakutkan akan mencemari air karena isi dari kapal tersebut adalah pupuk.

"Kemiringan kapal sementara ini masih 5 derajat. Tapi kita khawatir kalau dibiarkan seperti itu nanti makin parah dan air semakin banyak masuk ke dalam kapal dan mengenai muatannya. Jangan sampai menjadi pencemaran air nantinya," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia