Melebihi Kapasitas, Setengah Badan Jalan Tertutup Sampah

 

TALISAYAN – Masyarakat yang berada di Kampung Talisayan keluhkan tempat pembuangan sampah sementara yang berada di wilayah RT 01. Pasalnya, tumpukan sampah tersebut berserakan hingga menutupi sebagian badan jalan menuju dermaga perikanan. Selain mengganggu lalulintas, permukaan jalan tersebut juga menjadi lebih licin karena banyaknya sampah.

Seperti yang diungkapkan Edi, warga setempat. Ia mengatakan, pemerintah Kampung Talisayan perlu menyiapkan lahan pembuangan sementara yang jauh dari akses jalan umum agar tidak mengganggu aktivitas warga.

"Kalau seperti ini, kan jelas menyulitkan pengendara yang ingin lewat. Apalagi sampahnya sudah berhamburan dan memenuhi jalan," ujarnya.

Dirinya berharap, agar sampah yang berada di jalan menuju dermaga perikanan tersebut dapat ditindaklanjuti, sehingga tidak mengganggu pengendara.

"Kalau bisa dipindahkan atau ditimbun. Karena meskipun wilayah itu tidak ramai dilalui kendaraan, setidaknya sampahnya jangan dibiarkan sampai mengganggu aktivitas lalulintas," bebernya.

Sementara itu, penjabat kepala Kampung Talisayan Abdul Hamid saat dikonfirmasi beraunews.com, Selasa (14/03/2017), membenarkan kondisi tersebut. Dirinya menjelaskan terkait persoalan sampah ini memang sudah melebihi kapasitas sehingga mencemari badan jalan.

"Itu memang betul. Tapi kita sudah tinjau dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan  (Muspika) kecamatan, dan itu akan kita tangani secepatnya," ujarnya.

Dikatakannya, untuk menangani kondisi tersebut, pihaknya akan menurunkan dua alat berat guna menimbun sampah tersebut agar tidak berdampak buruk pada lalulintas. Sebenarnya lanjut dia, sampah yang menumpuk itu, sudah jauh-jauh hari akan dibersihkan dan ditimbun. Hanya, hal itu tidak bisa dilakukan lantaran operator dari alat berat yang akan digunakan belum ada.

"Kemarin sudah kita komunikasikan dengan pihak ketiga. Insya Allah, dalam waktu dekat ini sudah bisa dikerjakan," bebernya.

Disamping itu, pihaknya juga akan mengupayakan pembukaan akses jalan menuju lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang sudah dibebaskan Pemkab di kilometer 7 dengan menggunakan ADK. Hal itu, dikatakannya perlu dilakukan secepatnya, mengingat lokasi tempat pembuangan sementara tidak bisa lagi menampung sampah yang dihasilkan warga Talisayan.

"Sementara sambil menunggu itu, kita masih gunakan lahan sementara untuk pembuangan sampah, dan sekarang kita sedang berupaya untuk pembukaan akses jalannya, agar ke depan sampah-sampah itu tidak lagi berdampak bagi aktivitas masyarakat," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia