Ditinggal Jualan ke Pasar, Rumah Dilahap Api

 

TELUK BAYUR – Si jago merah kembali melahap sebuah rumah. Kali ini, milik Saharuddin (52) di Jalan HARM Ayoeb, Kelurahan Rinding sekitar pukul 05.00 Wita Selasa (28/02/2017) pagi tadi. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Tatok Tri Haryanto mengatakan, kejadian ini bermula saat pemilik rumah pergi ke pasar untuk berjualan. Tak lama kemudian, anak korban yang masih ada di rumah melihat api dari atas rumah yang kemudian langsung berusaha mengeluarkan beberapa barang yang bisa dikeluarkan.

"Asal api belum diketahui, yang jelas api pertama kali terlihat dari atas rumahnya dan anak korban sempat mengeluarkan TV dan kursi tamu," ungkapnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, melihat api yang mulai membesar, anak korban langsung menyusul ayahnya ke pasar untuk memberitahukan jika rumahnya terbakar. Korban dan anaknya langsung pulang dan beberapa warga sudah berupaya mematikan api.

"Korban dan warga hanya menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api," bebernya.

 

Sementara itu, pemadam kebakaran yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) tak sempat memadamkan api karena sudah padam terlebih dulu. Namun, beberapa puing-puing rumah yang menjadi arang disiram oleh pemadam guna memastikan api benar-benar mati.

"Mungkin sudah setengah jalan pemadam mengarah ke TKP, tapi api di rumahnya sudah padam. Selain bantuan pemadaman warga, posisinya juga sedang hujan, jadi api bisa padam," tambahnya.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih jauh untuk mencari tahu asal mula api. Namun, sementara ini polisi belum bisa menduga dari mana asal mula api tersebut.

"Masih kami selidiki, belum bisa kami duga dari mana asal mula apinya, yang jelas saat ini anggota Polsek Teluk Bayur sudah melakukan pengecekan ke lokasi," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia