Dinas Perikanan Akui Ada Perburuan Hiu Leopard di Pulau Derawan

 

TANJUNG REDEB – Terkait beredarnya isu perburuan hiu jenis Leopard di sekitar Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan, juga dibenarkan Dinas Perikanan Berau. Melalui Kepala Bidang Perikanan Yunda Zuliarsih, ia mengakui bahwa hal tersebut sudah diketahui pihaknya.

"Sudah, dan untuk jenis yang diburu di Pulau Derawan itu izin perusahaannya dari Tarakan, bukan melalui Berau," ungkapnya melalui pesan singkat kepada beraunews.com, Kamis (26/01/2017).

Sementara terkait aktivitas perusahaan yang berizin di Tarakan dan melakukan penangkapan di wilayah perairan Pulau Derawan, pihak perusahaan dikatakannya juga belum melakukan pemberitahuan apapun ke Dinas Perikanan Berau.

"Nah itu dia masalahnya. Dia (perusahaan-red) juga belum ada lapor dengan Dinas Perikanan," bebernya.

BACA JUGA : Masyarakat Soroti Maraknya Penangkapan Hiu Jenis Leopard

Ia menjelaskan, hiu jenis Leopard untuk saat ini belum termasuk jenis yang dilindungi. Berbeda dari Hiu Paus (Whale Shark) yang merupakan hiu dilindungi, dan telah diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus). Tetapi lanjut dia, jika penangkapan Hiu Leopard terus dilakukan tanpa terkendali, tidak menutup kemungkinan hewan tersebut populasinya di sekitar Pulau Derawan akan menyusut, dan akan berakhir punah.

Meski begitu, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk melindungi dan mencegah perburuan terus berlanjut. Salah satu rencana yang akan dilakukan adalah sosialisasi dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) tentang beberapa jenis hiu, baik yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi.

"Mungkin beberapa langkah yang bisa diambil oleh Pemkab adalah, mengirim surat ke Gubernur. Karena, sesuai dengan Undang-Undang 23/2014, bahwa pengelolaan ruang laut dari 0-12 mil menjadi kewenangan Pemprov, dan juga akan berkirim surat ke KKP. Pasalnya, saat ini KKP juga sedang menyusun peraturan tentang perdagangan hiu," jelasnya.

BACA JUGA : Hiu Diburu, Dinas Perikanan Kirim Surat ke Kementerian

Sementara terkait belum pamitnya pihak perusahaan dalam melakukan aktivitas penangkapan hiu tersebut di Pulau Derawan, Yunda mengatakan, pihaknya telah meminta pihak perusahaan untuk melaporkan aktivitasnya ke Dinas Perikanan selaku instansi teknis.

"Kita sudah minta mereka lapor dulu ke dinas. Nanti ada bagian perizinan di kantor yang mengurus hal itu," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia