Soal Taman Bunga Layu dan Mati, Ternyata Bukan Proyek DKP

 

TANJUNG REDEB – Menyikapi keberadaan taman bunga vertical garden yang rusak dan mati di sepanjang pagar Taman Sanggam, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Berau, Ahmad Ismail akhirnya angkat bicara.

Menurutnya ratusan bunga itu bukanlah hasil tanaman dari pihak DKP, melainkan dari satuan kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Itu kerjaan satuan kerja Kementerian PUPR, bukan kerjaan kami,” ungkapnya saat dihubungi beraunews.com, Sabtu (19/11/2016).

BACA JUGA : Bunga Hias di Taman Sanggam Banyak Layu dan Mati

Namun demikian, Ismail mengakui jika sempat ada konsultan perencanaan yang mendatangi kantor DKP untuk melakukan koordinasi dengan menemui Kepala Bidang Pertamanan. Namun saat itu, oleh Kepala Bidang diberi saran untuk berkoordinasi langsung dengan dirinya selaku Kepala Dinas, akan tetapi anjuran tersebut tak diindahkan hingga saat ini.

“Konsultan perencana itu sampai saat ini belum menghadap saya terkait pembuatan taman vertical garden itu. Jadi dia bangun itu taman sesuka suka mereka tanpa ada koordinasi,” bebernya.

Terkait banyaknya tanaman yang mati dan hilang, Ismial mengatakan, pihaknya merasa prihatin. Akan tetapi, pihaknya tidak berani mengambil tindakan apapun, mengingat belum diserahterimakan dari pihak Kementerian kepada pihaknya.

“Kita takut mau ambil tindakan perawatan. Karena tidak ada koordinasi, tidak ada serah terima juga. Diera seperti ini kok masih ada kerjaan yang tidak koordinasi dengan pihak terkait,” pungkasnya.(M.S. Zuhrie)