Ikatan Pemuda Talisayan Tolak Rencana Pembangunan PLTN

 

TANJUNG REDEB – Ikatan Pemuda Talisayan (IPT), Kamis (13/10/2016) pagi melakukan hearing atau rapat dengar pendapat ke Kantor Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Berau. Hal itu dilakukan terkait dengan wacana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang akan dilakukan di Kecamatan Talisayan.

Sejak beredar kabar Pemprov Kaltim merekomendasikan Kabupaten Berau sebagai pusat pembangunan PLTN tersebut, banyak kontroversi yang bermunculan. Banyak pihak yang menyambut rencana tersebut dengan ketidaksetujuan.

“Tujuan hearing ini, kami ingin mengkonfirmasi kebenaran soal rencana pembangunan PLTN di Talisayan. Karena sampai saat ini kabar untuk pembangunan PLTN tersebut juga masih simpang siur, maka kami perlu memastikan langsung melalui Kepala Distamben,” ungkap M. Khairil, Ketua IPT kepada beraunews.com.

BACA JUGA : PLTN Talisayan Perlu Banyak Kajian

Selain memastikan kebenaran terkait rencana pembangunan PLTN tersebut, IPT juga menanggapi pernyataan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak yang menyatakan, masyarakat Talisayan menyetujui adanya pembangunan PLTN di daerah mereka.

“Kami dari IPT keberatan dengan pernyataan yang disampaikan Gubernur Kaltim tersebut. Sampai saat ini sosialisasi terkait hal ini saja belum pernah dilakukan, bagaimana mungkin masyarakat Talisayan sudah menyetujui? Dengan tegas kami sampaikan bahwa IPT menolak rencana pembangunan PLTN di Talisayan,” ujarnya.

BACA JUGA : Berau : Antara Nuklir, Sejarah Dan Tenaga Listrik Terbarukan

Pembangunan PLTN yang diwacanakan melalui pemerintah provinsi hingga saat ini memang belum menemui kejelasannya. Terlebih dengan banyaknya pihak yang kontra terhadap rencana tersebut.

Kepala Distamben Berau, Mapasikkra Mapaseleng mengatakan, kebijakan disetujui maupun tidak disetujuinya pembangunan PLTN tersebut bukan merupakan kewenangan pihaknya.

"Sebagai kelembagaan kami tidak berhak untuk menjawab soal kebijakan kelistrikan tersebut, sebab kewenangan itu sepenuhnya ada di Provinsi," tandasnya.(Marta)