Setor Sampah Bisa Dapat Uang Loh!!!

 

TANJUNG REDEB – Guna mewujudkan Berau bebas sampah 2019, Badan Lingkungan Hidup (BLH), baru-baru ini meluncurkan program bank sampah kepada masyarakat dan sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Berau.

Kepala Bidang Informasi BLH, Junaidi kepada beraunews.com menyampaikan, bank sampah merupakan salah satu program adiwiyata yang tengah digencarkan pihaknya. Dimana, bank sampah mengadopsi sistem diperbankan pada umumnya.

Pasalnya setiap nasabah yang menjual sampahnya akan diberikan buku rekening sampah. Melalui buku tersebut, sampah yang disetor akan diketahui berapa jumlahnya dan berapa jumlah uang yang diterima penyetor sampah.

"Seperti sistem perbankan, nasabah membawa pulang buku rekening masing-masing yang sudah tercatat jumlah dan jenis sampah yang disetor berikut jumlah dana yang masuk. Untuk buku rekening dibebankan hanya Rp10 ribu saja. Uang nasabah itu rencananya akan dibuatkan dalam satu rekening di BPD untuk keamanan," terangnya.

Ada sejumlah sampah yang menjadi prioritas BLH, yakni seperti sampah kertas kwarto dan botol atau gelas plastik dihargai Rp1.000 per kg, sementara sampah kardus, botol kaleng soya, dan koran bekas dihargai Rp800 rupiah per kg.

"Harga per jenis sampah bisa berubah sewaktu-waktu sesuai fluktuasi rupiah," ungkapnya.

Terkait mekanisme pengumpulan sampah sendiri, dikatakan Junaidi, ada dua cara, yakni nasabah dalam hal ini yang ingin menjual sampahnya mendatangi BLH, atau BLH yang mendatangi nasabah. Namun sebelum didatangi BLH, ia mengatakan sampah harus sudah terkumpul dalam jumlah besar, baik itu di RT atau kelurahan.

"Sama, sekolah juga demikian. Dan ini berlaku untuk seluruh wilayah di kabupaten," ungkapnya.

Bank sampah juga merupakan salah satu wadah pembelajaran dan edukasi dalam rangka menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan yang dimulai dari SD, SMP, SMA. Diharapkan, dengan program ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan serta mewujudkan Berau bebas sampah.

"Dan kita harap, dengan bank sampah ini dapat berkontribusi besar dalam mewujudkan Berau bebas sampah 2019," pungkasnya.(Hendra Irawan)