1.280 Telur Penyu Busuk, 3.100 Lainnya Bisa Diharap

TANJUNG REDEB – 4.380 butir telur penyu yang diamankan Polsek Tanjung Redeb di tanam di Pulau Bilang-Bilangan, Kecamatan Batu Putih oleh tim Forum Koordinasi Konservasi Keanekaragaman Hayati Perairan (FK3HP) Berau.

Dari seluruh telur penyu tersebut, 3.100 telur penyu diprediksi masih sehat dan diperkirakan masih bisa menetas. Sementara 1.280 butir lainnya dipastikan tidak bisa menetas lantaran sudah busuk.

Koordinator Protection of Forest & Fauna (ProFauna) Borneo, yang tergabung dalam FK3HP, Bayu Sandi mengatakan, telur-telur yang masih bagus ditanam di 62 lubang yang sudah dibuat dengan memberi kode A sampai L.

"Untuk yang masih sehat itu kita tanam dan kita akan akan tunggu perkembangannya sekitar 2 bulan ke depan," ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (5/9/2016).

BACA JUGA : Upaya Penyelamatan, Ribuan Telur Penyu Akan Ditanam

Dikatakannya, sementara telur yang tak bisa menetas ditanam di satu lubang dekat dengan lubang-lubang telur yang masih bisa diharapkan menetas.

"Untuk yang busuk kita masukkan dalam 1 lubang semua. Seharusnya memang kurang dari 100, tapi karena itu sudah busuk, jadi kita satukan," tambahnya.

Dua bulan ke depan, Bayu serta tim FK3HP akan kembali ke pulau Bilang-bilangan untuk melakukan pengecekan kembali terhadap telur-telur tersebut. Pihaknya akan mendata berapa telur yang masih bisa mentas dan berapa yang tidak bisa.

"Dua bulan lagi kami akan kesini untuk cek, dan berapa telur yang bisa menetas nanti kita buatkan data dan laporannya," kata dia.

Bayu berharap, dari telur-telur yang berpotensi menetas bisa menegaskan dan menghasilkan tukik. Selain itu, telur-telur yang ada saat ini bisa dijaga dengan maksimal oleh tim yang bertugas di pulau tersebut.

"Semoga bisa dan banyak yang mentas. Dua bulan lagi kita kesini untuk cek kembali hasil dari upaya kita ini," pungkasnya.(Dedy Warseto)