Drainase Penuh Lumpur, Lurah Rinding Mengeluh

TELUK BAYUR – Meski ruas Jalan Marsma Iswahyudi Kecamatan Teluk Bayur secara umum telah dilakukan perbaikan baik aspal jalan dan juga median jalan, namun rupaya Lurah Rinding, Faisal Riza belum merasa puas.

Pasalnya, jalan tersebut masih belum benas dari genangan air ketika hujan turun. Hal tersebut akibat hampir seluruh saluran drainase yang ada di ruas jalan itu tak berfungsi dengan baik. Tak berfungsinya drainase yang kedalamanya mencapai 70 cm tersebut diakui Faisal akibat dari dipenuhi lumpur yang mengendap.

"Coba dilihat itu sepanjang jalan drainasenya tidak ada yang beres,  lumpur semua. Hujan sedikit sudah tergenang air," ungkapnya dengan nada kesal kepada beraunews.com, Sabtu (3/9/2016).

Selain masih rendahnya kepedulian masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, kondiri tersebut diperburuk dengan adanya sejumlah aktivitas galian C yang ada disekitar lokasi. Tak jarang tanah yang terbawa mobil pengangkut tanah berjatuhan hingga terbawa air ke parit.

"Ini yang menjadi hambatan kita, warganya agak susah diajak sosialisasi menjaga kebersihan," keluhnya.

Bukan hanya di parit saja, akibat banyaknya lumpur yang menutupi drainase, beberapa badan jalan mulai dipenuhi lumpur. Hal ini mengakibatkan pengguna jalan tak jarang terjatuh akibat jalanan yang licin dan berlumpur ketika hujan turun.

Dengan kondisi saat ini, sudah tak memungkinkan lagi hanya dilakukan pengerukan. Dirinya menginginkan adanya perbaikan secara menyeluruh terhadap sistem pembuangan di sepanjang ruas jalan tersebut, sehingga genangan dan lumpur tak lagi menghalangi aliran air.

"Ini harus di rubah semua, seperti di kawasan Gatot Subroto yang diperdalam dan ditutup jadi terlihat rapi, yang penting bebas genangan saat hujan," pungkasnya.(M.S. Zuhrie)