Upaya Penyelamatan, Ribuan Telur Penyu Akan Ditanam

TANJUNG REDEB – 4.400 butir telur penyu yang diamankan Polsek Tanjung Redeb beberapa waktu lalu diserahkan kepada Forum Koordinasi Konservasi Keanekaragaman Hayati Perairan (FK3HP) Berau sekitar pukul 10.00 Wita, Rabu (31/8/2016).

Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Surya Irianto mengatakan, jika dari seluruh barang bukti yang diamankan hanya diambil beberapa butir untuk digunakan sebagai sampel dalam persidangan tersangka. Selebihnya, barang bukti diserahkan kepada tim FK3HP untuk ditindaklanjuti.

"Kita serahkan dengan FK3HP dengan disaksikan tim dari Kejaksaan Negeri Tanjung Redeb," ungkapnya kepada beraunews.com.

BACA JUGA : Wakil Bupati : Hukum Berat Pelaku Penyelundup Telur Penyu

Terpisah, Getreda Melsina Hehanussa, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak yang tergabung dalam FK3HP menjelaskan, ribuan telur penyu ini akan ditanam di pulau Bilang-bilang, Kecamatan Biduk-Biduk. Penanaman itu merupakan upaya penyelamatan terhadap telur tersebut.

"Kita upayakan untuk ditanam untuk diselamatkan. Diharapkan upaya ini bisa memberi sedikitnya harapan untuk hidup," jelasnya.

Dikatakannya, untuk penanaman sendiri diperkirakan dalam 1 lubang bisa sekitar 50 telur. Jumlah tersebut memang lebih sedikit dari umumnya penyu bertelur dalam 1 lubang, namun hal tersebut dipilih agar potensi menetasnya telur bisa lebih besar.

"Kita masukkan sekitar setengah dari jumlah umumnya, dan semoga masih ada kemungkinan untuk menetas," tambahnya.

BACA JUGA : Telur Penyu Selundupan, Kecil Kemungkinan Bisa Menetas

Selain itu, dengan jumlah telur penyu yang diamankan saat ini, diperkarakan sekitar 40 sarang lebih yang dicuri. Namun kedepannya, pengawasan akan kita maksimalkan dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian dan aparat lainnya.

"Kedepannya kita akan koordinasikan agar pengawasan lebih maksimal lagi," pungkasnya.(Dedy Warseto)