Antisipasi Penyakit Kaki Gajah, Puskesmas Batu Putih Programkan Pemberian Obat Gratis

 

BATU PUTIH – Dalam mencegah penyakit kaki gajah (filariasis), Dinas Kesehatan Berau melalui Puskesmas Kecamatan Batu Putih menggelar kegiatan pemberian obat filariasis gratis. Progran tersebut dilakukan di seluruh kampung yang ada di wilayah Kecamatan Batu Putih, seperti yang terlihat di kantor Kepala Kampung Tembudan, baru-baru ini.

Kepala Puskesmas Batu Putih, Wiwik Muninggar menyampaikan, program pemberian obat tersebut dilakukan secara gratis, sebagai upaya pencegahan penyakit kaki gajah.

"Kegiatan itu merupakan lanjutan dari tahun kemarin," ungkapnya saat dihubungi beraunews.com.

Ia menjelaskan, banyak yang belum mengetahui tentang bahaya penyakit kaki gajah. Sehingga, masyarakat yang merasa sehat cenderung menganggap enteng program pemberian obat filarias tersebut.

Penyakit kaki gajah sendiri, lanjut dia, merupakan penyakit menahun yang dapat menyebabkan kecacatan menetap berupa pembesaran kaki, lengan, kantong buah zakar, payudara, dan alat kelamin. Penyebab penyakit kaki gajah sendiri, akibat cacing bernama filariasis, yang berukuran sangat kecil yang dibawa nyamuk. Cacing yang berukuran sangat kecil ini, mampu berkembang biak dalam tubuh, serta menghasilkan jutaan anak cacing yang beredar melalui darah.

"Penyakit kaki gajah juga merupakan penyakit menular. Sebab, cacing dari tubuh pengidap penyakit kaki gajah akan ditularkan ke orang yang sehat melalui gigitan nyamuk," bebernya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah administrasinya untuk memperhatikan kesehatannya. Baik mendatangi program pengobatan gratis yang dilakukan petugas puskesmas, maupun dengan memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

"Karena penyakit ini dapat menginfeksi seumur hidup. Untuk itu sisihkan waktu sedikit untuk meminum obat, dari pada mengeluarkan cukup banyak waktu ketika sudah tertular. Karena sehat itu mahal," tandasnya.(Hendra Irawan/bnc)