Waspada!! Obat Perangsang Kini Bisa Diracik dengan Mudah

 

TANJUNG REDEB – Obat perangsang. Pernah mendengar nama tersebut? Dengan kemajuan teknologi di zaman modern seperti ini, ternyata pembuatan obat perangsang sangat mudah loh. Bahkan kasus-kasus kriminal yang menggunakan obat jenis ini, lebih banyak menyasar kaum hawa sebagai korbannya.

Tak hanya itu, dengan banyaknya situs-situs ilegal yang dengan sengaja memberikan sebuah pelajaran ataupun arahan yang justru pada akhirnya berujung kepada tindak pidana kejahatan. Seperti halnya yang didapati beraunews.com di salah satu situs internet, yang mengajarkan cara membuat olahan obat perangsang oplosan.

Dari sumber yang didapat, si penyebar ajaran sesat tersebut menjelaskan, jika suatu minuman bersoda jika dicampur obat-obatan tertentu, dapat memberikan efek yang dapat membuat si korban terangsang. Nah, hal seperti ini tentu perlu diwaspadai oleh setiap kaum hawa, untuk tidak mudah menerima minuman bersoda yang diberikan seorang lelaki yang tidak dikenal atau orang asing.

“Mungkin si penyebar di internet tidak lain dan tidak bukan pasti karena pengaruh pergaulan bebas, yang ujung-ujungnya juga mengarah ke tindak kriminal semacam ini,” kata salah satu pejalan kaki, Odiana, ketika ditanyai beraunews.com mengenai hal ini, Sabtu (08/07/2017).

Hal tersebut bisa saja ada benarnya, karena tidak mungkin jika cara nakal tersebut bisa didapatkan jika tidak ada guru atau teman sesamanya yang mengetahui cara tersebut. Selain itu, pendapat lain mengatakan, jika hal tersebut bisa saja terjadi karena harganya yang terjangkau, sehingga siapa saja mudah untuk bereksperimen.

“Pasti karena selain harganya yang murah, minuman bersoda dan obat tersebut (yang namanya disamarkan), mudah sekali didapatkan,” ujar salah satu warga, Rizky.

Ini menjadi signal kehati-hatian bagi para wanita, untuk tidak menerima ataupun mengkonsumsi minuman yang mengandung soda, yang diberi oleh teman sebaya, lelaki, apalagi orang yang baru saja dikenalnya. Selalu waspada, karena bisa saja hal tersebut hanya modus semata.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia