Dinkes dan BPOM Sidak Mie Instan Diduga Mengandung Lemak Babi, Ini Hasilnya

 

TANJUNG REDEB – Kabar beredarnya mie instan yang diduga mengandung lemak B2, dan diperjualbelikan secara bebas di beberapa minimarket di Tanjung Redeb, menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau.

Untuk menjawab keresahan masyarakat tersebut, Kepala Dinkes Berau, Totoh Hermanto, kemudian melayangkan surat kepada pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kaltim, untuk segera melakukan pemeriksaan di beberapa minimarket, beberapa waktu lalu.

Namun sayang, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan BPOM dengan menggandeng langsung tim dari Dinkes dan Satpol PP, tidak menemukan produk mie instan yang dicurigai tersebut.

"Nah, itu soal mie instan produk dari Korea itu, kami menyurati BPOM dan langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan di beberapa minimarket. Sebab tugas untuk pengawasan memang di BPOM, kami hanya mitra mereka saja," jelasnya kepada beraunews.com, Kamis (22/06/2017).

Diduga, sebelum terjun melakukan pemeriksaan, produk mie instan yang dicurigai tersebut sudah dihilangkan dari peredaran.

BACA JUGA : Ternyata Obat Generik Masih Dijual Bebas di Berau

"Kita ke lokasi sudah tidak ada lagi yang jual mie seperti itu, apakah mereka duluan tahu atau bagaimana kita tidak tahu juga. Padahal saya juga sempat membeli beberapa waktu lalu, karena saya juga tidak tahu. Tahunya malah setelah viral di masyarakat," ujarnya.

Jika terbukti mengandung lemak Babi dan ditemukan beredar di minimarket, pihaknya akan melakukan penyuratan kembali kepada BPOM untuk memeriksa dan memberikan teguran kepada pihak minimarket tersebut.

"Belum ada bukti yang kuat, maka selama itu juga hanya dilakukan pemeriksaan, bukan penindakan. Kalau pun penindakan, bukan dari kami, melainkan dari BPOM langsung," ujarnya.

Adapun beberapa produk mie instan asal Korea yang diduga mengandung lemak Babi tersebut diantaranya Samyang dengan nama produk U-Dong, Samyang dengan nama produk Kimchi, Nongshim dengan nama produk Shin Ramyun Black, dan Ottogi dengan nama produk Yeul Ramen.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia