Ternyata Obat Generik Masih Dijual Bebas di Berau

 

TANJUNG REDEB – Meski jelas-jelas dilarang, namun peredaran obat generik di beberapa warung dan toko sembako masih saja ditemukan. Seperti yang berhasil ditemukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kaltim, di salah satu toko sembako yang terletak di seputaran Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb.

BPOM Provinsi Kaltim mengamankan ratusan kapsul obat-obatan generik yang dilarang diperjualbelikan tanpa izin. Salah satunya seperti obat Paracetamol. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Totoh Hermanto, kepada beraunews.com, saat ditemui pada Rabu (21/06/2017).

Disebutkan Totoh, penemuan obat-obatan generik oleh BPOM Provinsi Kaltim tersebut dilakukan beberapa hari lalu dengan didampingi oleh Dinas Kesehatan Berau.

"Beberapa hari lalu kita sempat mendampingi BPOM melakukan pemeriksaan, dan dari itu didapatkan cukup banyak obat-obatan yang memang dilarang untuk diperjualbelikan tanpa adanya izin dari BPOM, nah itu diamankan oleh Dinkes," ucapnya.

Obat-obatan generik tersebut, dikatakannya hanya dapat diperjualbelikan jika memiliki izin, seperti di apotek legal, toko obat, hingga untuk keperluan kedokteran. Tak hanya itu, jika mengkonsumsi obat yang seharusnya menggunakan resep dokter atau dosis takaran tertentu, tetapi karena ketidaktahuan, bisa saja obat-obatan generik tersebut dikonsumsi secara sembarangan, yang efeknya bisa merugikan kesehatan.

"Bukan karena dosisnya, tapi memang obat-obatan generik ini tidak boleh dijual oleh instansi atau tempat penjualan obat yang tidak resmi, seperti warung, toko sembako atau toko kecil lainnya. Ada obat yang boleh dijual di warung atau toko itu masuk ke dalam golongan obat-obatan bebas, itu aman meski tanpa resep dokter," jelasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia