Dinas Pertanian dan Peternakan Sidak ke Pasar SAD, Ini Hasilnya

 

TANJUNG REDEB – Guna memastikan bahan makanan yang berasal dari hewan layak untuk dikonsumsi, Dinas Pertanian dan Peternakan Berau melakukan sidak atau monitoring di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) sekitar pukul 07.00 Wita, Senin (20/06/2017) pagi kemarin.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan, Mustakim mengatakan giat monitoring ini sebenarnya sudah sering dilakukan oleh dinas. Namun saat ini merupakan momen wajib dilakukan monitoring karena sudah menjelang lebaran.

"Kami sidak ke pedagang yang berasal dari hewan maupun tempat pengolahan daging atau pentol bakso untuk memastikan daging yang digunakan aman dan halal," ungkapnya kepada beraunews.com.

Memastikan daging aman dan halal maksudnya aman dari penyakit, layak untuk konsumsi, dan tidak bercampur daging yang dilarang. Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara melihat secara langsung dagangan para pedagang.

"Kami juga ambil sampel daging untuk dilakukan pemeriksaan, ada pemeriksaan cepat yang kami lakukan tadi dan hasilnya negatif," tambahnya.

Selain itu kami juga melakukan pengecekan di beberapa tempat penggilingan daging bakso untuk memastikan apakah ada penggunaan bahan berbahaya atau tidak seperti borak dan lainnya. Dari tempat tersebut juga dilakukan uji sampel.

 

"Hasil dari uji sampel sendiri bisa langsung diketahui, jika ada yang terindikasi atau positif, maka langsung dikirim ke Laboratorium Samarinda dan menunggu 1 minggu untuk hasil pastinya," terangnya.

Giat seperti ini biasanya dilakukan 4 bulan sekali dan juga momen seperti jelang lebaran Idul Fitri, Idul Adha, Natal maupun Tahun Baru. Hal ini untuk tetap memastikan peredaran bahan makanan asal hewan layak dan aman konsumsi.

"Kalau giat kita ini sudah sering dilakukan, jadi pedagang juga senang dengan monitoring ini, ke depannya tetap akan kita lakukan seperti biasanya," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia