Habis Minum Obat Pencegahan Kaki Gajah, Masyarakat Keluhkan Gejala Ini

 

BATU PUTIH – Rabu (19/10/2016) kemarin sekitar pukul 08.30 Wita dilakukan pemberian obat pencegahan penyakit kaki gajah (filariasis) di Kantor Pemerintah Kepala Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) pada bulan Oktober ini guna mencegah merebaknya penyakit kaki gajah di Kecamatan Batu Putih khususnya Kampung Tembudan, dan wilayah sekitarnya. Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga yang tersebar di 7 RT di Kampung Tembudan, datang silih berganti guna mengambil obat yang telah disediakan petugas.

Berdasarkan pantauan beraunews.com, setiap warga yang datang, langsung menuju sejumlah meja yang telah dijaga oleh aparat kampung dan petugas kesehatan. Setelah mengisi daftar hadir, warga pun diberikan sejumlah obat dan langsung diminum di tempat.

Akan tetapi, sesaat setelah meminum obat yang diberikan, tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan mual dan pusing, seperti yang dialami Susana (39).

“Habis minum obatnya langsung pusing dan mual. Tidak enak rasanya untuk beraktivitas dengan kondisi seperti ini,” ungkapnya pada beraunews.com.

 

Sementara itu, salah seorang warga lainnya, Lukas, juga mengaku merasakan efek yang sama. Bahkan, dirinya cenderung mengantuk karena merasa pusing. Akibat gejala itu, dirinya terpaksa memutuskan untuk tidak bekerja.

“Saking pusingnya serasa mau cepat dibawa tidur. Tidak bisa dipaksakan, kalau tetap kerja bisa bahaya nanti,” jelasnya

BACA JUGA : Terkendala Anggaran, Belkaga Jalan Terus

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Batu Putih, Wiwik Muninggar membenarkan jika setelah minum obat pencegahan kaki gajah berdampak pada pusing dan mual. Ia menjelaskan, perasaan mual dan pusing merupakan efek samping dari obat tersebut. Hal itu juga dikatakannya telah disampaikan kepada masyarakat.

“Ya, itu memang efek sampingnya, dan sudah kita sosialisasikan sebelumnya,” ungkapnya.

Untuk itu, dikatakannya masyarakat tidak perlu khawatir akan efek samping tersebut. Pasalnya gejala tersebut akan hilang tanpa harus meminum obat penyembuh lain.

“Biasanya gejalanya sesaat setelah minum obat, dan akan hilang dengan sendirinya di hari itu juga. Jadi tidak perlu khawatir,” pungkasnya.(Hendra Irawan)