P2TP2A Juga Siap Bantu Fitra

 

TANJUNG REDEB – Kondisi bocah 2,5 tahun, Fitra yang menderita gizi buruk, disentri dan anemia mengundang perhatian dan simpati banyak pihak. Salah satunya, kepedulian Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya'diah yang menyempatkan waktu untuk menjenguk di RSUD dr. Abdul Rivai, Jum’at (30/9/2016) sore lalu.

BACA JUGA : Ketua DPRD Kunjungi Fitra, Bocah Penderita Berbagai Penyakit

Terkait kondisi Fitra tersebut, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana, juga angkat bicara. Dikatakannya saat ini pihaknya belum bisa berbuat apa-apa dikarenakan belum adanya laporan atas kondisi yang menimpa anak tersebut.

"Untuk saat ini saya belum bisa memberikan tanggapan banyak terkait kondisi adik kecil kita yang bernama Fitra, sebab sampai saat ini kami belum menerima laporan apa-apa," ujarnya kepada beraunews.com, Minggu (2/10/2016).

Jika telah mendapat laporan terkait kondisi Fitra, ia mengaku pihaknya siap mencarikan solusi untuk membantu Fitra.

"Mungkin dari media bisa mengarahkan untuk melaporkan ke kami sehingga kami dari P2TP2A juga bisa memberikan solusi agar anak ini bisa terbantukan," katanya.

BACA JUGA : Fitra Bocah 2,5 Tahun Alami Gizi Buruk, Disentri Dan Anemia

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, banyak pihak yang siap membantu keluarga Fitra, namun tidak adanya kartu identitas yang dimiliki kedua orang tua Fitra menjadi kendala yang diungkapkan sejumlah pihak.

Sementar Ketua DPRD Berau telah mengimbau kepada pihak Kecamatan Batu Putih untuk segera membantu proses domisili keluarga Fitra di Batu Putih agar jaminan kesehatan daerah maupun jaminan kesehatan provinsi dapat dimiliki sebagai modal pengobatan.(Marta)