Fitra Bocah 2,5 Tahun Alami Gizi Buruk, Disentri Dan Anemia

 

TANJUNG REDEB – Kondisi Fitra, bocah usia 2,5 tahun yang terjatuh dari pondok setinggi kurang lebih 1 meter, terus mendapat perhatian baik dari masyarakat maupun pihak RSUD dr. Abdul Rivai.

Direktur RSUD dr. Abdul Rivai, Nurmin Baso mengatakan, pihaknya saat ini memang sedang menangani kondisi Fitra, anak dari pasangan Irma dan Naswin. Adapun hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, penyakit yang dialami Fitra adalah Disentri, anemia serta malnutrisi (gizi buruk).

Kondisi ekonomi orang tua Fitra yang jauh dari kata mampu, membuat pihak rumah sakit berupaya untuk membantu biaya pengobatan Fitra. Namun, pihak rumah sakit mengalami kendala, yakni orang tua anak tersebut tidak memiliki KTP domisili manapun, sehingga sulit untuk didaftarkan ke Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) maupun Jaminan Kesehatan Provinsi (Jamskesprov).

“Kami sudah lakukan pemeriksaan kepada pasien tersebut. Kami pun ingin sebenarnya membantu mereka, hanya saja orang tuanya tidak ada yang mempunyai KTP, itu yang membuat kami dilema,” ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (29/9/2016).

BACA JUGA : Fitra Bocah 2,5 Tahun, Butuh Uluran Tangan Kita

Hingga kemarin, dikatakannya, ada beberapa dari perorangan maupun organisasi yang datang menjenguk dan memberikan bantuan kepada keluarga tidak mampu tersebut.

Sementara Irma, ibu kandung Fitra mengaku, awalnya dirinya menolak untuk membawa sang anak ke RSUD dengan alasan keterbatasan dana. Namun, berkat simpati dan kepedulian pihak Puskesmas dan masyarakat Kampung Batu Putih, terkumpul sejumlah uang yang kemudian digunakan untuk membawa Fitra ke RSUD, untuk diberikan pengobatan lebih lanjut.

“Saya lagi hamil, belum lagi saya tidak tahu kemana bapaknya sekarang, makanya saya sempat menolak untuk membawa anak saya ini ke rumah sakit. Sekarang saja yang menemani kami di rumah sakit ini adalah tetangga kami yang mau peduli dan berbagi kepada kami,” tandasnya.(Marta)