Ini Bahaya Penyakit Kista Ovarium

TANJUNG REDEB – Permasalahan penyakit organ reproduksi perempuan seperti kista, terkadang tak pandang usia. Kemunculan gejala penyakit ini sering kali tidak diketahui, bahkan cenderung terabaikan.

Akibatnya, kista semakin ganas dan menimbulkan dampak yang amat buruk bagi kesehatan. Yang paling menakutkan, apabila wanita sudah menderita penyakit kista, biasanya akan lebih sulit untuk mendapatkan kehamilan. Kalau pun hamil, biasanya jarang ada yang bisa melahirkan secara normal .

Humas RSUD dr. Abdul Rivai, Erva Anggriana menyampaikan, kista merupakan kantung padat berisi cairan. Wanita usia produktif harus lebih waspada terhadap kista, khususnya kista ovarium (kista indung telur). Kista ovarium sendiri merupakan tumor jinak. Namun, dalam kondisi tertentu kista tersebut dapat menjadi ganas.

Dikatakannya, kista ovarium atau pembesaran ovarium terjadi akibat adanya cairan yang memenuhi ovarium, umumnya terjadi pada masa-masa subur. Sementara penyebab mengganasnya penyakit tersebut disebabkan kista pecah dan menyebar ke berbagai organ dalam perut, sehingga menimbulkan infeksi.

“Ini biasanya ditandai dengan pendarahan atau flek, dan nyeri perut yang hebat. Jika tidak segera ditangani akan membahayakan jiwa,” ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (1/9/2016).

Kendati demikian, bukan berarti kista tersebut tidak bisa diobati. Ia menyampaikan, penderita kista harus rutin melakukan konsultasi ke puskesmas atau ke rumah sakit terdekat. Hal itu dilakukan guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Jika kista ovarium pecah, harus secepatnya dioperasi agar tidak terjadi infeksi, dan kista yang pecah harus segera dibersihkan. Kalau cepat ditangani bisa disembuhkan,” ungkapnya.

Ketika ditanya, apakah kista dapat menyebabkan kemandulan? Erva menjawab, hal itu bisa saja terjadi. Pasalnnya, kista mempengaruhi sistem kesuburan, maka hal itu bisa menyebabkan ketidakmampuan menyalurkan sel telur.

“Kalaupun bisa melahirkan, harus melalui operasi agar dapat mengangkat bayi dan sekaligus kista ovariumnya,” ujarnya.

Pada dasarnya kista tidak mudah dicegah, dan kista sendiri terjadi pada semua wanita usia produktif. Itu dikarenakan kista muncul berhubungan dengan hormon wanita yang disebut estrogen. Estrogen merupakan sekumpulan senyawa steroid yang fungsi utamanya sebagai hormon seks wanita. Terpenting kata dia, para wanita usia subur harus menjaga gaya hidup dan pola makan, serta rutin memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit setempat.(Hendra Irawan)