Pendarahan, Ibu Bayi Kembar 4 Perlu Donor Darah

 

TANJUNG REDEB – Memiliki anak kembar memang sangat lucu. Tapi ingat, melahirkan anak kembar sebenarnya bukan berita baik bagi tenaga medis, karena membawa banyak risiko bagi si ibu, mulai banyak kehilangan darah hingga resiko kematian.

Menyadari banyaknya resiko ini, kelahiran bayi kembar empat oleh Ratna (22), warga Kampung Tubaan, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau di RSUD Abdul Rivai, tentu saja mendapat perhatian serius dari tenaga medis.  

Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSUD Abdul Rivai, dr. Gede Alit Wardana, Sp.Og yang menangani kelahiran bersama bidan Ely mengatakan, lantaran melahirkan kembar empat, Ratna sempat mengalami pendarahan dan tentu saja memerlukan donor darah untuk mengganti banyaknya darah yang keluar.

“Karena melahirkan sampai 4 kali, resikonya ibu si anak sempat mengalami pendarahan. Tapi semua keadaan bisa terkendali, akhirnya ibu dan keempat anaknya selamat semua,” tuturnya kepada beraunews.com baru-baru ini.

Kondisi Ratna memerlukan donor darah yang disampaikan Alit ini, kemudian terbukti kebenarannya. Pasalnya, sejak melahirkan Jumat (18/05/2018) lalu, Ratna memang memerlukan donor darah A. Hal ini diketahui dari broadcast (pesan berantai) melalui media sosial Facebook dan WhattApp, Minggu (20/05/2018).

 

Penanggungjawab laboratorium Palang Merah Indonesia (PMI) Berau, Edi Erwansyah yang ditemui beraunews.com, Minggu (20/05/2018) sekitar pukul 21.30 WITA membenarkan jika Ratna membutuhkan donor darah golongan A. Dikatakannya, berdasarkan permintaan dari RSUD Abdul Rivai, Ratna memang membutuhkan donor darah A sebanyak 4 kantong. Keadaan ini, menyusul Hb (Hemoglobin) Ratna sangat rendah, yakni 4,1 gram/deciliter dari yang seharusnya 12-16 gram/deciliter. Artinya, Ratna mengalami anemia atau kurang darah pasca melahirkan anak kembar empat.

“Untuk memenuhi permintaan golongan darah A bagi Ibu Ratna tersebut, kebetulan stok darah A yang ada di PMI Berau memang kurang. Selama ini, stok darah yang ada di PMI, sebenarnya dalam katagori aman. Hanya saja, ada beberapa pasien yang belum tercukupi, seperti Ibu ratna yang memiliki golongan darah A,” tuturnya.

Baca juga : Awal Ramadhan, Ratna Dikaruniai 4 Bayi Kembar Perempuan Secara Normal

Kebutuhan darah Ratna tersebut, lanjut Edi, dalam waktu singkat dapat terpenuhi, menyusul banyaknya masyarakat yang datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya guna membantu Ratna.

“Dari pukul 20.00 WITA hingga pukul 21.45 WITA, para pendonor masih terus berdatangan ke PMI Berau. Untuk itu, kami sangat berterima kasih atas kedatangan masyarakat ke PMI untuk membantu donor darah ini, terutama bagi Ibu Ratna yang memiliki bayi kembar empat,” ucapnya.

“Saat ini sudah ada 15 kantong darah A yang berhasil kita dapatkan. Ada juga beberapa pendonor yang terpaksa kami tolak donor darahnya, lantaran tidak memenuhi syarat donor, seperti sedang berhalangan dan tekanan darah rendah,” tambahnya.

 

Sementara itu, beberapa warga yang berhasil ditemui beraunews.com di PMI Berau, mengakui jika keinginan mereka mendonorkan darah lantaran tergerak untuk membantu Ratna yang melahirkan anak kembar empat.

Baca Juga : Kelahiran 4 Bayi Kembar Kejadian Langka dan Istimewa

“Awalnya saya mendapat informasi jika Ibu Ratna, ibu kandung yang melahirkan anak kembar empat dari Tubaan itu membutuhkan donor darah golongan A. Mengetahui informasi tersebut, kebetulan golongan darah saya A, maka saya datang ke PMI untuk mendonorkan darah saya untuk membantu Ibu Ratna,” tutur Ristanti Eka Destinta, warga Jalan Stasiun 2 RT 12 Kelurahan Teluk Bayur.

“Awal dapat informasi dari grup WhattApp sekolah anak, dimana diberitahukan jika Ibu Ratna yang melahirkan anak kembar empat membutuhkan darah golongan A, kebetulan saya juga mempunyai golongan darah A, jadi saya berniat membantu ibu Ratna,” imbuh Musdaliah Handayani, warga Jalan M. Iswahyudi Gang Garuda Kelurahan Rinding.(NR. Dewi/bnc)