Awal Ramadhan, Ratna Dikaruniai 4 Bayi Kembar Perempuan Secara Normal

 

TANJUNG REDEB – Bulan Ramadhan 1439 Hijriah atau 2018 Masehi, menjadi bulan yang paling membahagiakan bagi pasangan Paijo (41) dan Ratna (22), warga Kampung Tubaan, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Betapa tidak, di hari kedua bulan suci ini, pasangan petani dan ibu rumah tangga itu, dikaruniai bayi kembar empat sekaligus, yang semuanya berjenis kelamin perempuan. Dan kini menjalani perawatan medis di inkubator ruang bersalin RSUD Abdul Rivai.

Ratna, sang ibu, tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya meski masih dalam kondisi lemah setelah melahirkan secara normal di RSUD Abdul Rivai. Ia terus mengucap syukur ketika berbincang dengan beraunews.com di ruang ponek rumah sakit tersebut, Jumat (18/05/2018).

"Alhamdulillah semua bayi kami normal, sehat dan dilahirkan secara normal juga," ujarnya.

Ratna menceritakan, kehamilan kali ini merupakan kehamilan kelima, dan mendapatkan keempat putri sekaligus merupakan hadiah dari Tuhan, setelah keempat kelahiran sebelumnya selalu dikarunia 4 orang anak laki-laki.

“Kelahiran pertama dan kedua di Malaysia, kelahiran ketiga dan keempat di Tubaan. Keempat kelahiran sebelumnya, seluruhnya anak kami laki-laki. Di kelahiran kelima inilah, kami mendapatkan anak perempuan dan langsung 4 pula,” ucapnya.

 

Awal kehamilan hingga akan melahirkan, Ratna pun merasa baik-baik saja, kondisinya sehat. Bahkan, ia belum mengetahui jika janinnya kembar. Dirinya, baru mengetahui jika anaknya kembar 4 saat melahirkan ini. Ia dan suami mengaku terkejut bukan kepalang, mereka tidak menyangka sama sekali.

"Dokter bilang, anak kami kembar 4. Kami kaget, tidak percaya, rasa bahagia tapi juga bingung," imbuhnya.

Ratna mengaku tidak khawatir dengan biaya persalinan anaknya. Menurutnya, anak merupakan rezeki, dan Allah juga pasti akan memberikan rezeki kepada anak-anaknya.

“Meski kami tidak mempunyai asuransi apapun, karena kami pindahan dari Malaysia, Insya Allah biaya rumah sakit mudahan ada melalui abang saya yang kebetulan polisi yang bertugas di Tubaan,” ucapnya.

Keempat anak perempuannya inipun, menurit Ratna, belum diketahui akan diberi nama siapa. Ia dan suami terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan keluarga untuk memberi nama kepada keempat putrinya ini.

"Kami belum tahu juga mau dikasih nama apa, kami masih kaget dan bersyukur ini," akunya.

 

Sementara itu, dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSUD Abdul Rivai, dr. Gede Alit Wardana, Sp.Og yang menangani kelahiran bersama bidan Ely mengatakan, kondisi keempat anak kembar ini dalam keadaan baik dan dilahirkan secara normal. Dimana, bayi pertama lahir pukul 17.40 WITA dengan berat 1.655 gram, bayi kedua lahir 10 menit kemudian dengan berat 1.725 gram, menyusul bayi ketiga dengan berat 1.550 gram dan terakhir dengan berat 1.359 gram.

"Karena keempat bayi lahir dalam katagori prematur, semuanya harus masuk inkubator, tapi semuanya normal dan saat lahir nangis semua. Tapi secara umum semua bayi dalam keadaan sehat dan kini dalam penanganan dokter Spesialis Anak Elis Nurbaiti. Yang jelas, kami semua ikut bahagia menyambutnya," tandas.(bnc)