Senjata Makan Tuan, Bom Babi Meledak Saat Dirakit

BATU PUTIH – Seorang warga berinisial JL, terpaksa harus dilarikan ke RSUD dr. Abdul Rivai. Pasalnya, bom yang digunakannya untuk menangkap babi meledak ditangan saat dirakit dan nyaris merenggut nyawanya. Akibat ledakan tersebut, tangan sebelah kiri JL mengalami luka koyak dan mata sebelah kanan mengalami luka.

Kapolsek Biduk-Biduk, AKP Suradi melalui Kepala Pol Sub Sektor Batu Putih, Iptu Ridwan Lubis membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kejadian tersebut terjadi di rumah JL yang berada di Jalan Kampung Baru RT 2 Kecamatan Batu putih, Sabtu (20/8/2016), sekitar pukul 09.00 Wita.

"Saat lagi merakit, bomnya meledak di tangan dan melukai tangan pelaku," ujarnya saat dikonfirmasi beraunews.com.

JL yang saat itu didapati terluka akibat ledakan bom, langsung dibawa ke Puskesmas Batu Putih untuk diberikan pertolongan pertama. Namun, dikarenakan luka yang diderita di tangan kiri JL cukup parah, ia terpaksa dirujuk ke RSUD Abdul Rifai.

Dari rumah JL, petugas mengamankan dua buah bom rakitan siap pakai dan sejumlah bom yang masih belum selesai dirakit. Untuk saat ini, sejumlah barang bukti tersebut dikatakan Lubis, masih diamankan di Pospol Batu Putih. Sementara JL, selain harus menjalani perobatan untuk penyembuhan, ia juga terancam dikenakan undang-undang darurat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun beraunews.com, penggunaan bom rakitan di wilayah Kecamatan Batu Putih untuk memburu satwa liar, seperti babi hutan cukup banyak. Selain mampu melumpuhkan binatang, bom tersebut juga dianggap sangat membahayakan bagi warga atau petani yang ingin membuka lahan pertanian.

"Pelaku sudah berada di RSUD untuk perawatan. Sementara ini kasusnya masih dalam pengembangan," tutupnya.(hir)