6 Tahun Miliki Senpi, Warga Serahkan Ke Polisi

BIDUK-BIDUK - 3 tahun miliki Senjata Api (Senpi) rakitan jenis penabur, warga Kampung Pantai Harapan RT 1, Snarling dan Safaruddin menyerahkan senjatanya kepada Polisi Sektor (Polsek) Biduk-biduk sekitar pukul 10.00 Wita, Jumat (3/6/16).

Kapolsek Biduk-Biduk, AKP Suradi mengatakan tim Polsek menerima sejumlah senjata api berkat giat imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang dilakukan oleh personel Polsek.

“Sebelumnya memang sudah kita imbau warga yang memiliki senjata api rakitan untuk diserahkan kepada pihak kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah hukum Polsek Biduk-biduk,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, 4 pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis penabur ini diserahkan oleh dua warga kampung karena kepemilikannya tak dilengkapi ijin. Setelah diberi pemahaman hukum terkait senpi illegal, keduanya kemudian menyerahkan kepada aparat.

“Kita masih terus lakukan imbauan ini kepada masyarakat yang lain untuk menyerahkan senpinya, jangan sampai terjadi sesuatu atau tim polsek yang mendapatkan melalui giat razia atau lainnya,” tambahnya.

Suradi menambahkan, dari pengakuan Snarling selaku pemilik senpi, diketahui jika ia sudah sekitar 6 tahun terakhir memiliki senpi ini untuk membunuh hewan jenis babi yang kerap mengganggu kebunnya.

“Kalau senpinya itu disimpan di kebun saja. Dia pakai kalau sudah ada babi yang mau mengganggu tanamannya dikebun,” tambahnya.

Selain itu, untuk peluru senpi sendiri, Snarling biasanya membuat sendiri menggunakan timah yang kemudian dibentuk seperti peluru dan dibawa saat ia hendak pergi ke kebun.

“Mereka tidak ada yang menggunakan peluru penabur yang biasanya berwarna hijau itu, rata-rata mereka membuat sendiri pakai timah sebelum mereka ke kebun,” bebernya.

Diketahui, 1 bulan terakhir sudah banyak warga yang mulai sadar akan larangan menyimpan, memiliki dan membuat senjata api. Seperti warga di Kecamatan Gunung Tabur, Segah, dan Tabalar  yang satu persatu menyerahkan senpinya kepada aparat kepolisian sekitar.(dws)