2 Hari Hilang Di Sungai, Malle Ditemukan Mengapung

TANJUNG REDEB – Setelah dua hari hilang di Sungai Kelay, Malle (17) warga Jalan Diponegoro II yang jatuh ke sungai dari kapal pengangkut pasir sejak Minggu (14/8/2016) akhirnya berhasil ditemukan. Jasad Malle pertama kali ditemukan oleh kakak iparnya di perairan Sungai Kelay, Kampung Gurimbang sekitar pukul 06.30 Wita (16/8/2016) pagi tadi.

Kakak ipar Malle, Usman mengatakan, pencarian sudah dilakukan pihak keluarga mulai pukul 19.30 Wita, Senin (15/8/2016). Beberapa kali melakukan pencarian di tepi sungai hingga masuk ke perairan Kampung Gurimbang. Sekitar pukul 03.00 Wita, keluarga mulai mencium aroma tak sedap yang diduga dari jasad Malle.

BACA JUGA : Jatuh Dari Kapal, Pekerja Tambang Pasir Hilang di Sungai

Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar area yang menimbulkan bau tersebut. Namun hingga pukul 05.00 Wita pagi, tim belum menemukan jasad Malle dan memutuskan untuk memasang jangkar dan beristirahat sejenak.

"Kami tidak jauh-jauh dari area yang mengeluarkan bau tak sedap itu, dan kami pasang jangkar untuk istirahat sebentar sambil menunggu terang," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (16/8/2016).

Setelah hari mulai terang, pihak keluarga melanjutkan pencarian dan sekitar pukul 06.30 Wita, jasad Malle ditemukan mengapung dengan posisi telentang. Melihat jasad Malle, pihak keluarga segera mengangkat ke atas perahu dan langsung menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau untuk membantu mengevakuasi jasad Malle ke RSUD dr. Abdul Rivai.

"Kami langsung komunikasi dengan BPBD dan jasadnya langsung di bawa ke RSUD," tambahnya.

Usman menambahkan, rencanannya jasad adik iparnya akan dikebumikan di kampung halamannya di Sulawesi Selatan dan akan diberangkatkan sore ini.

"Sore ini rencananya akan kita pulangkan dia ke Sulawesi," pungkasnya.(dws)