Jual Sabu Untuk Bayar Uang Bersalin, IRT Dibekuk

TANJUNG REDEB – Polsek Tanjung Redeb kembali mengungkap peredaran narkotika jenis sabu-sabu dengan tersangka Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial Cc (22), warga Jalan Karang Ambun dan Hs (21), warga Tanjung Redeb. Keduanya diamankan di Jalan Karang Ambu Gang Rawa III, Selasa (2/8/2016) sekitar pukul 18.30 Wita.

Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Surya Irianto mengatakan, pengungkapan itu berawal dari laporan masyarakat yang mengetahui ada seseorang yang memiliki narkotika jenis sabu berinisial Cc. Selanjutnya, Polsek Tanjung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku dirumahnya.

"Kita amankan pelaku dengan barang bukti 4 poket kecil yang diduga sabu yang disimpan di bawah koper," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (2/8/2016) malam.

Dikatakan Irianto, setelah mengamankan Cc, Polsek kembali melakukan pengembangan terkait jaringan Cc. Sekitar 100 meter dari rumah Cc, kembali diamankan salah satu pengedar lain yang mengambil barang dari Cc berinisial Hs.

”Dari tangan pelaku Hs Polsek Tanjung mengamankan uang tunai Rp150 ribu yang diduga hasil dari penjualan sabu dan 1 buah bong dari botol air mineral ukuran tanggung," tambahnya.

Akibat perbuatannya kedua pelaku dijerat pasal 112 Jo 114 dan 127 tentang narkotika.

"Kami masih lakukan pengembangan terkait asal mula barang milik Cc ini," terangnya.

Terpisah, Cc mengatakan, ia terpaksa menjual sabu lantaran faktor ekonomi. Beberapa bulan lalu, ia baru selesai melahirkan dan belum membayar uang bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai.

”Mai tidak mau. Suami saya sudah di penjara, SIM teman saya ditahan di RSUD untuk jaminan saya karena belum bayar uang bersalin dan uang kos juga belum dibayar," pungkasnya.(dws)