Jual Ganja Ke Polisi, Pria 55 Tahun Dibekuk

TANJUNG REDEB – Polsek Teluk Bayur berhasil mengamankan seorang pengedar narkotika jenis ganja kering berinisial Ep (55), warga Jalan Pasar Batu, Kecamatan Teluk Bayur. Ep diamanakan di Jalan Raja Alam I tepatnya di depan Hotel Pelangi sekitar pukul 22.00 Wita, Kamis (28/7/2016) tadi malam. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan beberapa gram ganja kering dikemas dalam plastik yang siap edar maupun yang siap pakai, serta Handphone dan uang tunai Rp500 ribu.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Tatok Tri Haryanto melalui Kanit Reskrim, Aipda Suyono mengatakan, pengungkapan ini berkat laporan masyarakat yang mengetahui si pelaku memiliki ganja. Selanjutnya tim melakukan pengembangan dengan melakukan tindakan sebagaimana diatur dalam pasal 75 Huruf J.

“Kami kembangkan laporan itu dengan melakukan tindakan Pasal 75 huruf J, atau melakukan teknik penyidikan pembelian terselubung dan penyerahan di bawah pengawasan,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com di Polsek Teluk Bayur tadi malam.

Dikatakannya, setelah berhasil meringus pelaku, turut diamankan ganja yang dihargai pelaku sebesar Rp500 ribu. Tak berhenti disitu, tim melanjutkan dengan melakukan upaya hukum penggeledahan rumah kontrakan pelaku, Jalan HARM Ayoeb, Kelurahan Sei Bedungun.

“Pelaku mengaku barangnya masih ada di rumah. Setelah diperiksa dirumahnya dengan disaksikan Ketua RT, ternyata masih ada beberapa ganja lagi yang disimpan dalam plastik yang digantung di dinding dan 1 lagi di dalam lemari pakaian,” tambahnya.

Suyono menambahkan, dari pengakuan sementara, pelaku membawa barang haram tersebut dari daerah Sumatera beberapa bulan lalu. Ep mengaku barang sebagai stok lama dan hanya untuk dikonsumsi sendiri.

“Ngakunya dibawa dari Sumatera saat dia pulang kampung karena orang tuanya meninggal, dan ngakunya ini dia saja yang pakai,” bebernya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 111 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika yang berbunyi, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.(dws)