Kasus KAM Terus Bergulir, 35 Orang Sudah Jadi Saksi

TANJUNG REDEB – Kasus penyalahgunaan dana di Koperasi Akbar Mandiri (KAM) Kecamatan Talisayan terus bergulir. Penyelidikan kasus yang diduga dilakukan pengurus koperasi terus dilakukan Polres Berau. Guna melengkapi berkas penyidikan kasus tersebut, hingga saat ini sedikitnya 35 orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Mulai dari anggota koperasi, pengurus hingga pihak perusahaan.

"Sekarang sudah 35 orang, kami memilih orang-orang yang dianggap memiliki bukti jika mereka merupakan anggota koperasi yang sah dan bisa memberi keterangan terkait penyalahgunaan tersebut," ungkap Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Reskrim, Andreas Nur Cahyo Wibowo kepada beraunews.com, Sabtu (23/7/2016).

Ditambahkannya, terkait perkara ini, pihak Polres memerlukan waktu untuk mengungkap apa yang disangkakan. Pasalnya, dari penyelidikan dan bukti-bukti yang diperoleh, pihak pengurus KAM masih sulit menjelaskan terkait pembukuan dana-dana yang mereka gunakan.

"Masyarakat sempat mempertanyakan terkait kelanjutan kasus ini karena beberapa bulan ini belum selesai. Perlu dipahami, kasus ini membawa orang banyak, dan pihak kepolisian masih berupaya melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dan barang bukti lain," bebernya.

Terpisah, Ilyas, salah satu anggota KAM mengatakan, pihaknya berharap agar kasus tersebut bisa segera diusut tuntas. Pasalnya, banyak masyarakat yang mulai geram dengan kasus ini. Masyarakat yang tergantung dalam keanggotaan KAM pun sudah berharap ada pembayaran kembali dari pihak perusahaan karena kebutuhan yang semakin mendesak.

"Kalau ini lama selesai, lama juga kita nikmati hasil dari plasma kita. Anggota yang juga butuh banyak dana untuk sekolah anak dan membayar kebutuhan lainnya. Saya harap ini bisa segera dirampungkan agar terlihat siapa yang kacau dalam masalah ini," pungkasnya.(dws)