Kapolres Larang Keras Anggotanya Main Pokemon Go

TANJUNG REDEB - Demam game online Pokemon Go sedang menyerbu semua kalangan baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Game ini bagi Polres Berau disikapi dengan sangat serius, makanya AKBP Handoko selaku Kapolres, secara tegas melarang seluruh personelnya bermain game tersebut, karena mempunyai dampak negatif apalagi bagi anggota Polri yang sedang bertugas.

Larangan tersebut disampaikan Kapolres saat memimpin apel dadakan yang diikuti oleh Wakapolres, para Kabag, Kasat dan perwira dan anggota. Bahkan, usai apel, Kapolres menindaklanjuti larangan tersebut dengan mengecek HP masing-masing personel termasuk perwira, Jum'at (21/7/2016) malam.

Diakatakan Kapolres, larangan yang diberlakukan bagi seluruh personelnya itu, guna menindaklanjuti Surat Telegram (ST) Rahasia Kapolri Nomor STR/533/VII/2016 tertanggal 19 Juli 2016, yang diantaranya banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari game tersebut, misalnya kemungkinan adanya informasi rahasia yang bisa terekspos maupun kekhawatiran adanya pencuri oportunis yang menggunakan permainan tersebut untuk melacak keberadaan korban.

Setelah melakukan pengecekan HP, Kapolres menyakini jika seluruh personelnya tidak ada yang menggunakan aplikasi game tersebut. Sebelumnya dirinya telah menginstrusikan lewat sosialisasi bersama seluruh jajaran Polres Berau untuk tidak mendownload atau menggunakan aplikasi Pokemon Go yang kini ramai dimainkan oleh banyak orang.

“Tadi pagi saya sudah instrusikan kepada seluruh anggota agar tidak mendownload ataupun menggunakan aplikasi game itu dan di dalam apel dadakan malam ini kembali saya periksa satu-persatu HP Android anggota dan saya yakini mereka tidak ada menggunakan aplikasi game online tersebut,” jelasnya.

Sesuai instruksi Mabes Polri, jelas.Kapolres, larangan itu bertujuan agar seluruh anggota Polri dapat fokus menjalankan tugasnya tanpa harus terganggu dengan urusan bermain game, terlebih untuk game yang bisa membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Selain larangan kepada anggota, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh anggota untuk menyampaikan hal tersebut kepada anggota keluarganya.

“Aturan ini hanya berlaku kepada suluruh personel Polres Berau. Selain itu, saya juga imbau kepada anggota agar mereka juga mengantisipasi dengan cara memantau penggunaan aplikasi game online tersebut kepada keluarga mereka di rumah, terutama kepada anak-anaknya,” pungkasnya.(ea)