Sopir Ngantuk, Mobil Dinas BNNK Berenang Di Parit

TALISAYAN - Kecelakaan tunggal kembali terjadi. Kali ini terjadi di ruas jalan Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, Sabtu (23/7/2016). Sebuah mobil plat merah Toyota Hilux dengan nomor polisi KT8214G yang dikemudikan Fajar (18) terjun bebas ke dalam parit setinggi kurang lebih satu meter. Meski tak ada korban jiwa, kondisi mobil dinas yang diduga milik Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Berau tersebut mengalami ringsek di bagian depan akibat terjadi benturan.

Informasi yang dihimpun beraunews.com menyebutkan, kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita itu, berawal saat pengemudi melaju dari arah Kecamatan Biduk-Biduk menuju arah Tanjung Redeb. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di simpang tiga Kampung Bumi Jaya dan Kampung Tunggal Bumi, mobil tersebut kehilangan kendali dan masuk ke dalam parit ditepi jalan.

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid mengatakan, indikasi kecelakaan tersebut lantaran Fajar selaku sopir diduga mengantuk, sehingga lepas kontrol.

"Itu kan ada tikungan sedikit, karena mungkin sopirnya mengantuk berat dia keterusan dan mobilnya bercebur ke parit," ungkapnya pada beraunews.com, Sabtu (23/7/2016).

Mobil yang diduga milik BNNK Berau tersebut, dikatakan Kapolsek, ditumpangi oleh tiga orang, yakni Aprial Mulyadi (43), Hanafiah (25), dan Andi Sari Berlian (52). Dalam kecelakaan tersebut Aprial, mengalami patah tulang tangan, sementara sopir dan dua penumpang lainnya tidak mengalami luka serius.

"Luka patah tulang tangan di atas siku, tadi sudah dilarikan ke RSUD dr. Abdul Rivai di Tanjung Redeb dengan menggunakan mobil Travel," ujarnya.

Tak henti-hentinya pihaknya mengimbau untuk berhati-hati dalam berlalu lintas. Jika kondisi tubuh tidak fit atau sedang mengantuk, sebaiknya berhenti sejenak dan beristirahat. Karena menurutnya, salah satu faktor terjadinya kecelakaan akibat pengendara yang lalai dalam membawa kendaraannya. Sementara berkat bantuan masyarakat, mobil tersebut berhasil dievakuasi.

"Kita berharap kecelakaan seperti ini tidak terulang lagi," tutupnya (hir)