Pemakai dan Pengedar Maksoni Diringkus Polisi

TALISAYAN – Mati satu tumbuh seribu, mungkin itu gambaran yang tepat bagi pelaku dan pengedar narkoba yang ada di Kabupaten Berau. Seperti tak ada jeranya, meskipun Polisi sudah kerap meringkus pelaku-pelaku sebelumnya, ternyata tidak membuat pelaku lain takut.

Contohnya, Polsek Talisayan kembali membekuk seorang pemakai sekaligus pengedar barang haram tersebut di wilayah Talisayan, Selasa (19/7/2016) kemarin pukul 15.30 Wita. Pelaku bernama Maksoni (34) seorang karyawan swasta, diamankan di rumah kontrakannya yang berada di Jalan Soekarno Hatta RT 12, Kampung Talisayan Kecamatan Talisayan.

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid menyampaikan, pengungkapan narkoba tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat dan kemudian ditindaklanjuti pihaknya. Setelah mendapatkan cukup bukti, pihaknya pun langsung mengamankan pelaku.

"Pelaku kita amankan tanpa perlawanan saat berada dikontrakannya," ungkapnya pada beraunews.com, Rabu (20/07/2016).

Dari tangan tersangka, pihaknya berhasil menyita sejumlah barang bukti, seperti dua poket kecil yang diduga sabu-sabu, tiga buah korek gas, satu buah handphone warna hitam, tiga buah pipet, satu buah botol aqua yang berisi air, satu buah tabung sedang warna merah atau bong, satu buah selang kaca kecil,  satu buah  bungkusan kain warna hitam, satu buah penyambung pipet warna hitam bulat, dan satu buah jarum suntik warna putih.

Akibat ulahnya tersebut, Maksoni diganjar dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

"Kasusnya juga masih dalam pengembangan," terangnya.

Ditangkapnya Maksoni, menambah daftar panjang kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Talisayan. Dengan semakin maraknya peredaran narkoba tersebut, pihaknya berjanji tak akan pandang bulu dalam membasmi narkoba. Ia juga menegaskan, bagi pelaku yang masih berkeliaran di wilayah hukumnya hanya tinggal menunggu waktu saja untuk diangkut ke sel tahanan.

"Siapapun itu, kita tak gentar. Mereka yang belum diamankan hanya menunggu giliran saja," pungkasnya seraya mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mengungkap peredaran narkoba yang ada disekitarnya dan melaporkannya pada kepolisian agar segera ditindaklanjuti.(hir)