Masih Minim, Panel Surya Lampu Jalan Malah Dicuri

PULAU DERAWAN – Sebanyak 7 unit baterai dan panel surya (solar cell) Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) milik Pemkab Berau  yang berada di beberapa titik di sepanjang Jalan Poros Gunung Tabur-Tanjung Batu, hilang. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Mappasikra Mappaseleng saat kembali melakukan pengecekan di lapangan, Selasa (19/7/2016) tadi siang.

“Awalnya ada 3 yang hilang, ini kita ketahui ketika melakukan kunjungan ke Tanjung Batu (PLN) beberapa bulan lalu. Kami informasikan ke kepolisian. Kemudian, hilang lagi 4 unit PJU yang berada di titik 48, 49, 50 dan 51, yang berada di sekitar tikungan Kasai (depan gerbang masuk Kampung Kasai, Pulau Derawan-red),” ungkapnya.

Mappasikra sangat menyayangkan kejadian itu. Terlebih, penerangan ini merupakan permintaan masyarakat sendiri dan kemudian direspon Pemkab dengan mengadakan 70 unit PJU di tahun 2013 lalu. Pihaknya pun terus melakukan perawatan secara berkala dengan menganggarkan biaya perawatannya dalam APBD Berau.

“Polsek Tanjung Batu juga telah mendapatkan pembeli panel itu dan warga sana juga. Tapi untuk terduga tersangka belum ada. Kita sangat sedih melihat ini, sebab penerangan ini juga untuk kenyamanan mereka seperti penerangan di tikungan ini, yang sangat berbahaya kalau tidak ada penerangan jalan,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tanjung Batu, Iptu Noordhianto membenarkan hal ini. Ia mengatakan, berdasarkan keterangan warga, diketahui ada oknum tak bertanggung jawab telah memanjat PJU itu dan melepaskan panel surya serta baterainya.

“Sebelumnya kami mendapati informasi bahwa PJU yang ada tidak berfungsi. Setelah melakukan pengecekkan di lapangan, ternyata panel surya dan baterainya hilang. Kami pun meminta keterangan dari warga Tanjung Batu dan sekitar PJU. Dapat informasi mereka pernah melihat ada orang yang memanjat PJU itu dan dikira teknisinya,” ujarnya.

Kemudian, pihaknya yang terus mendalami informasi ini dan mendapati salah seorang warga Tanjung Batu yang membeli panel surya itu. Sementara ini, satu orang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus kehilangan PJU-TS ini.

“Warga yang membeli panel itu sudah kami mintai informasi. Kami masih mencari keterangan dari saksi lainnya, yang saat ini masih DPO,” pungkasnya.(sai)