Supir Truk Maut Masih Buron

BATU PUTIH – Semenjak pelariannya ke hutan ketika terjadi kecelakaan pada Sabtu (16/7/2016) pukul 16.30 Wita, Pian (27) supir truk maut yang menewaskan Arjuna (10), dan melukai dua anak lainnya di Kampung Lobang Kelatak Kecamatan Batu Putih hingga kini masih menjadi buron polisi.

Kapolsek Biduk-Biduk, AKP Suradi mengatakan, pelaku sampai saat ini masih belum ditemukan, dan terus dalam pengejaran.

"Masih belum ketemu. Dan kita juga telah mengerahkan seluruh jajarannya untuk terus melakukan pencarian diseluruh Kecamatan Batu Putih," ungkapnya pada beraunews.com, (18/7/2016). 

Untuk menangkap Pian, yang diduga telah lalai dalam membawa kendaraan sehingga merenggut nyawa seorang bocah berusia 10 tahun, Suradi menyampaikan, pihaknya telah menyebar informasi tersebut kepada masyarakat baik yang ada berada di wilayah Lobang Kelatak maupun wilayah kecamatan terdekat, dengan harapa pelaku dapat segera ditemukan. Kuat dugaan, Pian melarikan diri ke rumah kerabatnya yang masih berada di sekitar Kecamatan Batu Putih.

"Kita juga telah menjalin komunikasi dengan Polsek terdekat untuk memantau keberadaan Pian. Polres juga sudah kita sampaikan terkait hal ini," terangnya.

Berdasarkan informasi warga setempat, sesaat sebelum terjadi kecelakaan maut tersebut, Pian sempat menenggak minuman keras jenis tuak sebelum mengemudi. Ditanya kebenarannya, Suradi belum bisa memastikan karena masih sebatas dugaan.

"Kita belum tahu pasti apakah dia saat itu dalam pengaruh Miras atau apa. Karena Pian sendiri belum ditemukan untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kecelakaan lalulintas yang menelan korban jiwa kembali terulang. Kali ini terjadi di jalan poros Kampung Lobang Kelatak Kecamatan Batu Putih. Berdasarkan informasi yang dihimpun beraunews.com kecelakaan tersebut terjadi Sabtu (16/07/2016) kemarin, pada pukul 16.30 Wita.

Kapolsek Biduk-Biduk AKP Suradi saat dihubungi beraunews.com mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi akibat out of kontrol (lepas kendali). Berdasarkan kronologi kecelakaan tersebut dijelaskannya,  truck mitsubishi yang bernomor polisi KH 8316 E yang dikemudikan Pian (28) sedang membawa tiga penumpang, yakni Arjuna (10), Muhammad Rizki Ramadhan (12), dan Hamat Irwan Purwantono (8) memuat timbunan tanah melaju melintasi Jl. Utama RT. 01 Lobang Kelatak menuju arah Biduk-biduk dengan kondisi jalan menikung ke kanan. Nahas, saat melintas ditikungan Pian tidak dapat mengendalikan laju kendaraan, sehingga kendaraan terbalik dan terseret masuk ke parit dengan posisi kendaraan rebah ke kiri.

Satu orang meninggal dunia di tempat atas nama Arjuna dengan kondisi kepala terjepit di dam truk karena saat terbalik korban terlempar keluar. Penelusuran beraunews.com, diketahui korban selamat, Hamat dan Rizki saat ini dirujuk ke RSUD dr. Abdul Rivai. Hamat mengalami luka robek di telinga kiri dan luka lebam di pelipis kakan dan kiri, sementara Rizki mengalami kejang dibagian perut.(hir)