Waduh!!!! Ada Preman Tukang Palak Di Batu Putih

 

BATU PUTIH – Aksi pemalakan mulai terjadi di wilayah Kecamatan Batu Putih. Seperti yang dialami salah seorang warga Kampung Tembudan, Aco. Saat dirinya sedang berjalan-jalan sekaligus mengajarkan istrinya membawa mobil di sekitar poros jalan Kampung Tembudan menuju Kampung Campur Sari Kecamatan Talisayan tiba-tiba dirinya didatangi dua orang yang menaiki sepeda motor.

"Kejadiannya pada Kamis, sore pukul 16.00 Wita tidak jauh dari Kampung Sumber Agung, memang jalanan agak sepi waktu itu. Mereka datang langsung ngajak bicara seperti sudah kenal,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Ditengah obrolan, salah seorang dari mereka kemudian meminta sejumlah uang kepada Aco. Aco sempat mengatakan, dirinya tidak memiliki uang. Kemudian aco diminta untuk turun dari kendaraannya.

“Ya saya tidak mau turun, lalu sempat nyuruh saya jalan terus, tapi saya putar balik dan langsung pulang," jelasnya.

Ketika ditanya terkait ciri-ciri pelaku, dirinya mengaku tidak terlalu hafal, karena dirinya juga tidak memperhatikan secara detail.

"Sepertinya mereka bukan orang sini. Ada juga yang bilang mereka baru di sini, mungkin preman yang lagi mabuk," ujarnya.

Saat ditanya lagi, apakah selain dia ada warga lain mengalami hal yang sama, dirinya menjawab tidak tahu. Yang jelas, menurutnya kejadian itu membuat khawatir dan perlu diwaspadai masyarakat yang melintas apalagi ditempat sepi.

Sementara itu Fatma, salah seorang warga Tembudan lainnya mengungkapkan, belum lama ini kerabatnya juga pernah diganggu oleh pengendara saat pulang dari salah satu bank di Kampung Talisayan karena urusan perusahaan.

"Kebetulan mereka ini dua-duanya perempuan naik motor. Pas dijalan disekitar Campur Sari menuju Tembudan ada motor yang ganggu siang hari. Makanya sekarang kalau mereka mau ke bank selalu diantar pakai mobil perusahaan. Entah maksudnya iseng atau memang punya niat jahat, kita berharap jangan sampai terjadi lagi lah, kita sebagai masyarakat resah," ujarnya.(hir)