Polres Berau Kejar Pelaku Penculikan dan Pembakaran Balita

TANJUNG REDEB – Kasus penculikan dan pembakaran seorang balita bernama Neysa Nur Azlya, bocah perempuan berusia 5 tahun, warga desa Benua Baru Ulu, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur hingga kini terus diusut pihak kepolisian. Tersiar kabar pelaku yang diduga tetangga korban melarikan diri ke Kabupaten Berau.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Andreas Nurcahyo Wibowo melalui Kaur Bin Ops, Iptu Suwarno mengatakan, pihak Polres Berau sudah melakukan upaya pencarian terhadap pelaku yang diduga masuk ke Berau Melalui jalur darat.

"Terkait informasi itu memang kita sudah terima, dan tim juga langsung melakukan penyelidikan atas pelaku yang saat ini diduga lari ke daerah Kecamatan Biduk-Biduk," ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (14/7/2016).

Dikatakannya, dari informasi yang didapat, sekitar tanggal 27 hingga 30 Juni 2016 lalu, pelaku sempat berada di wilayah Kecamatan Kelay untuk mengurus sesuatu dan dalam rangka acara. Informasi tersebut juga saat ini sedang dikembangkan oleh tim Polres dan jajaran Polsek terkait.

"Informasinya akhir bulan lalu pelaku diduga ada di Kecamatan Kelay tapi belum melakukan aksi kejahatannya. Pasalnya korban hilang sejak tanggal 3 Juli 2016 lalu," bebernya.

Suwarno menjelaskan, Polres dan jajaran Polsek saat ini juga terus melakukan koordinasi untuk mencari pelaku dengan menggelar beberapa giat pekat dan razia di wilayah hukum masing-masing.

"Untuk jajaran Polsek juga sudah kita koordinasikan untuk melakukan giat guna mempersempit ruang gerak pelaku untuk kabur," tambahnya.

Suwarno mengimbau kepada masyarakat agar bisa berkerjasama dengan kepolisian dalam memberikan informasi jika mengetahui ciri-ciri pelaku.

"Kami harap masyarakat mau bantu kami untuk memberikan informasi jika mengetahui atau melihat ciri-ciri pelaku seperti yang tersiar di media masa," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Neysa Nur Azlya anak keempat pasangan Faturahman dan Sabnah, menghilang sejak Kamis (7/7/2016) sekitar pukul 10.00 Wita. Sementara Neysa terlihat ikut naik motor bersama Ijur tetangga rumahnya. Lantaran Neysa tidak pulang, Faturahman yang menjabat sebagai Ketua DPC PKS kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur itu mendatangani rumah Ijur sekitar pukul 13.00. Tapi, Ijur mengaku tidak mengetahui keberadaan Neysa. Setelah dilakukan pencarian, Neysa ditemukan di hutan dalam keadaan sudah tak bernyawa dan terbakar serta sengaja ditutupi ranting daun kelapa dan sabut, Senin (11/7/2016) sekitar pukul 10.55 Wita.(dws)