Ini Pengangguran Paling Membahayakan

TELUK BAYUR – Pengangguran menjadi salah satu alasan yang kerap dikatakan para pelaku tindak kriminal pencurian hingga kurir atau pengedar narkoba. Seperti pelaku pengedar narkoba jenis Sabu-Sabu bernama Octavianus (31),  warga Jalan SM Aminuddin, Kelurahan Tanjung Redeb yang diamankan Polsek Teluk Bayur, Rabu (13/7/2016) sekitar pukul 01.30 Wita di Jalan Marsma Iswahyudi, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur saat sedang melakukan transaksi sabu-sabu.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Tatok Tri Haryanto mengatakan, pelaku sebelumnya memang sudah diintai pihaknya lantaran menjadi salah satu target operasi atas kasus peredaran narkoba. Setelah diintai, akhirnya pelaku bisa diamankan beserta 1 poket sabu-sabu sebagai barang buktinya.

“Pelaku sudah sering melakukan transkasi beberapa bulan terakhir, namun kali ini berhasil kita amankan meski ia berusaha kabur dan melakukan perlawanan terhadap petugas,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Dari pengakuan pelaku, barang haram yang ia dapat masih dari pengedar lain di Kabupaten Berau. Pelaku mengaku menjadi pengedar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena saat ini ia tak bekerja.

“Beberapa bulan lalu pelaku ini ngakunya berhenti dari perusahaan yang bergerak di bidang tambang batu bara, karena tak ada kerjanya pelaku menjadi pengedar sabu-sabu,” bebernya.

Tatok mengaku beberapa kali melakukan pengungkapan kasus baik pencurian maupun peredaran narkotika, beberapa diantara pelaku merupakan pengangguran. Hal ini yang perlu diantisipasi melihat juga banyak pengurangan karyawan di beberapa perusahaan.

“Segala kemungkinan tetap kita antisipasi, bukan hanya mereka, tapi kejahatan terjadi karena ada niat dan didukung dengan adanya kesempatan, yang jelas terkait narkotika kami tidak ada toleransi siapapun itu hukum tetap berlaku,” pungkasnya.(dws)