Lecehkan Mahasiswi, Ini Sikap Persatuan Sopir Travel

 

TANJUNG REDEB – Kasus pelecehan seksual yang dilakukan Ar, oknum sopir travel CV M terhadap QAA (18), mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi ternama di Samarinda pada Rabu (15/11/2017) lalu, disikapi secara serius oleh belasan sopir travel yang tergabung dalam Persatuan Sopir Travel Jurusan Berau-Samarinda.

Bakri, salah satu sopir travel mengatakan, Persatuan Sopir Travel Jurusan Berau-Samarinda sangat menyayangkan kasus pelecehan seksual yang menimpa korban. Oleh karena itu, pihaknya mendukung penuh upaya hukum yang dilakukan pihak keluarga korban. Wujud dukungan tersebut, lanjut Bakri, pihaknya bersedia membantu pencarian pelaku untuk dibawa ke jalur hukum.   

“Untuk diketahui, sembari kami melakukan pekerjaan kami selaku sopir travel jurusan Berau-Samarinda, kami juga selalu mencari keberadaan pelaku. Upaya pencarian ini juga selalu kami koordinasikan dengan pihak kepolisian,” ungkap Bakri diamini belasan sopir travel lainnya kepada beraunews.com, Rabu (22/11/2017) malam.

BACA JUGA : Dilecehkan Sopir Travel, Mahasiswi Lapor Polisi

Ia berharap, kejadian ini tidak lantas membuat masyarakat enggan menggunakan jasa travel, apalagi hingga menyamaratakan perilaku semua sopir travel itu sama.

“Kami minta tolong, janganlah kami disamaratakan, sementara yang berbuat hanya satu oknum sopir travel,” imbuhnya.

Sementara, Muchtar, sopir travel lainnya, mengatakan, guna mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali, pihaknya mengimbau agar masyarakat selaku pengguna jasa travel, dapat lebih teliti dan bijaksana memilih layanan travel. 

“Kami sarankan, jangan menggunakan travel di pinggir jalan (travel liar-red). Gunakanalah travel yang tempat mangkalnya jelas, badan hukum usahanya jelas, penanggung jawab travelnya juga jelas. Sehingga ketika terjadi tindakan pelanggaran hukum atau pelayanan yang tidak memuaskan, pengguna jasa lebih mudah melakukan komplain maupun mencari pertanggung jawaban,” tandasnya.(bnc)