Senin, Rutan Siap Terima Tahanan Polres Lagi

TANJUNG REDEB - Beberapa pekan lalu sempat beredar surat dari Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Tanjung Redeb yang meminta agar sementara waktu Polres Berau tak mengirimkan tahanan ke Rutan. Pasalnya, dengan jumlah tahanan yang mencapai 600 orang lebih membuat kapasitas rutan Overload.

Meski dalam surat edaran tersebut tidak menunjukkan batas waktu penolakan sementara tahanan dari Polres Berau ke Rutan, Kepala Rutan, Agus Dwirijanto memastikan mulai Senin (11/7/2016) nanti, polres sudah bisa mengirim kembali tahanan ke rutan.

"Memang kemarin sempat kita tolak sementara karena sudah melebihi kapasitas. Namun, saya perkirakan hari senin nanti sudah bisa di kirim atau di titip kembali tahanan polres ke Rutan," ungkap agus saat dikonfirmasi beraunews.com, Jum'at (8/7/2016).

Agus menambahkan, selama tak ada tahanan yang masuk, pihaknya membuat beberapa kelengkapan atau membuat dipan di kamar para warga binaannya. Meski belum seluruhnya, namun pihaknya tetap mengupayakan agar warga binaannya bisa mendapatkan hak yang sama.

"Belum semua kamar kita buat, tapi kita upayakan untuk itu," ujarnya.

Pada intinya, tegas Agus, pada hari Senin nanti pihak rutan sudah siap menerima kembali tahanan dari Polres Berau. Meski melebihi kapasitas, namun hal tersebut tetap harus dilakukan bagaimana pun kondisinya.

"Kita akan terima hari Senin nanti untuk tahanan dari Polres, meski overload tapi itu harus tetap kita lakukan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya jika Polres Berau tengah hadapi dilema untuk menahan para pelaku kejahatan. Pasalnya, sejak 4 Juni 2016 lalu, pihak Rutan telah melayangkan surat penolakan sementara pengiriman tahanan dari Polres ke dari Rutan. Meski pihaknya juga memahami kondisi Rutan yang saat ini juga sedang kelebihan kapasitas dari jumlah yang semestinya 195 orang menjadi 658 atau kelebihannya mencapai 237,44 persen. Namun, hal itu juga menjadi masalah Polres Berau.

"Kita kaget saja dikasih surat seperti ini, kalau kami tidak boleh mengirim tahanan kesana (Rutan-red), jadi tersangka yang sudah kita amankan ini mau diapakan, tidak mungkin kita lepas lagi kan," ungkap Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Wakapolres, Kompol Agus Siswanto kepada beraunews.com, Kamis (16/6/2016) lalu.(dws)