Hari Pertama Lebaran, 3 Lakalantas Renggut 3 Nyawa

BERAU - Hari pertama lebaran, Rabu (6/7/2016) terjadi 3 kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia. Seluruh kejadian tersebut melibatkan sesama kendaraan roda dua (R2). Kejadian ini tampaknya baru pertama kali terjadi di Kabupaten Berau.

Laka pertama terjadi di terjadi di Jalan Kalimarau, Teluk Bayur sekitar pukul 13.00 Wita, kedua terjadi di Jalan Poros menuju Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan sekitar pukul 15.30 Wita dan terakhir di Kecamatan Talisayan sekitar pukul 16.30 Wita.

Kanit Laka Polres Berau, Aiptu Ngatijan mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait peristiwa tersebut. Namun ia belum bisa berkomentar banyak karena baru akan melakukan peninjauan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada hari ini.

"Informasi laka itu ada kemarin, tapi saya belum bisa jelaskan lebih detail karena 2 TKP-nya jauh dan hari ini baru saya akan pantau ke sana," ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (7/7/2016)

Menurut informasi yang berhasil dihimpun beraunews.com dari berbagai sumber, laka di Jalan Kalimarau melibatkan 3 kendaraan R2 yang sedang berjalan beriringan dengan kecepatan tinggi. Lantaran melihat kendaraan lain dari arus yang berlawanan, salah satu pengendaranya kaget dan membuat 3 kendaraan R2 tersebut saling bertabrakan. Akibatnya, 1 orang anak berinisial BAN terpaksa dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia akibat luka dalam dan pendarahan di bagian kepala.

Sementara itu, kecelakaan yang terjadi di kilometer 17 Jalan Poros Tanjung Batu melibatkan 2 kendaraan R2 dan mengakibatkan seorang remaja putri berinisial NS (20) meninggal dunia.

Terpisah, lakalantas yang menelan korban jiwa juga terjadi di Kecamatan Talisayan. Kali ini terjadi di poros Kecamatan Kampung Campur Sari Kecamatan Talisayan sekitar pukul 16.30 Wita, Rabu (6/7/2016) kemarin. Kejadian tersebut melibatkan sesama kendaraan roda dua, yakni motor Honda Beat dan motor Honda Supra X.

Diketahui, Honda Beat dikemudikan Rusdi (20) warga Kampung Buyung-Buyung Kecamatan Tabalar yang membonceng Ferdi (21) warga Tanjung Perangat Kecamatan Sambaliung menuju arah Kecamatan Batu Putih. Sementara, pengendara Supra X yang dikemudikan Yosep Laga Riwu (22) warga Kampung Kayu Indah Kecamatan Batu Putih melaju dari arah sebaliknya.

Dalam kecelakaan tersebut, Rusdi meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di kepala. Selain Rusdi, Ferdi juga dilarikan ke Puskesmas Biatan Lempake untuk dilakukan perawatan dan visum, sementara Yosef dirawat sekaligus divisum di Puskesmas Batu Putih.

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid mengatakan, belum bisa memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Pasalnya, kondisi jalan di TKP sama sekali tak mengalami kerusakan.

"Bertabrakan kena bagian samping. sepertinya ini sama sama laju. Tapi kita belum bisa pastikan penyebabnya apa dan, sementara masih kita dalami. Satu korban atas nama rusdi meninggal di lokasi," terangnya pada beraunews.com, Rabu, (6/7/2016) malam.

Disampaikannya, kerasnya tabrakan tersebut juga membuat Ferdi mengalami luka robek bagian alis kanan dan patah kaki kiri. Sementara Yosep mengalami luka di bagian kepala yang langsung diberikan perawatan oleh petugas medis Puskesmas Biatan Lempake.

"Kita juga mengamankan sejumlah barang bukti, serta mendalami kasus ini," ujarnya.

Guna mengantisipasi hal tersebut kembali terjadi, dirinya meminta kepada masyarakat yang bepergian jarak jauh, terutama menggunakan kendaraan roda dua untuk lebih berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan.

"Selalu pakai helm kemana pun bepergian dengan kendaraan roda dua, untuk mengurangi cidera kepala. Selalu jaga keselamatan," imbaunya.(dws/hir)