Bobol Puluhan Rumah, Barang Bukti Capai Setengah Miliar

 

TANJUNG REDEB- Satreskrim Polres Berau berhasil meringkus dua dari lima pelaku pencurian rumah kosong yang beberapa hari terakhir membuat masyarakat Kabupaten Berau resah. Dua pelaku tersebut bernama Rahman (35) dan Suryani (45) warga Sulawesi Utara. Keduanya diamankan sekitar pukul 21.00 Wita, Minggu (25/09/2017) di Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Redeb.

Kapolres Berau, AKBP Andy Ervyn didampingi Kasat Reskrim, AKP Damus Asa dan Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Medy dalam pers rilisnya mengatakan, pengungkapan ini berkat informasi masyarakat yang ditindaklanjuti jajaran Polres Berau, dan akhirnya pelaku bisa diringkus dengan beberapa barang bukti sudah diamankan dari rumah pelaku.

"Pelaku diamankan di Jalan Pangeran Antasari sekitar Pukul 21.00 Wita, setelah itu kita langsung datangi kediaman pelaku dan kita sita puluhan barang hasil jarahannya yang diperkirakan mencapai Rp500 jutaan," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (26/09/2017).

Dikatakannya, dari data sementara diketahui ada sekitar 25 rumah warga yang sempat disatroni maling. Namun sejauh ini baru ada 5 warga yang datang ke Mapolres Berau untuk mengecek apakah barang mereka yang hilang ada diamankan saat ini atau tidak. Dan kasus ini pun masih terus dikembangkan lebih lanjut.

"Kalau pengaduan dari laporan resmi ada sekitar 25 rumah. Tapi warga yang sudah mengecek barang ini ada sekitar 5 rumah, dan kita masih tunggu warga lain yang mungkin nanti bisa cek ke sini," bebernya.

Andy menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara pelaku seluruhnya berjumlah 5 orang dan mereka semua pendatang dari Sulawesi Utara. Saat ini 3 pelaku masih buron keluar dari daerah Berau. Namun identitas pelaku sudah diketahui dan polisi pun sudah berkoordinasi dengan jajaran polres lain untuk mempersempit ruang gerak pelaku untuk kabur.

"Tiga orang masih jadi Target Operasi. Tapi kita sudah koordinasikan untuk menutup atau mempersempit ruang gerak pelaku," bebernya.

Andy menceritakan, pelaku melakukan aksinya lebih dari 2 orang, ada yang memantau kondisi dan ada yang berusaha masuk ke rumah warga. Setelah rumah berhasil dibuka, barulah mereka melancarkan aksinya.

 

"Jadi yang dicuri itu kebanyakan bisa dilihat dari yang kami amankan ini ada laptop, handphone, emas puluhan gram dan beberapa barang berharga lainnya," ucapnya.

Andy mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan memastikan rumah dalam kondisi aman saat ditinggalkan dan berharap bisa berkoordinasi dengan tetangga untuk sekadar minta bantuan pengawasan.

"Kita tetap minta masyarakat berhati-hati dan memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggal kerja atau bepergian," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia