Lagi, Jalan berlubang "Berulah"

BATU PUTIH – Jalan rusak terus menjadi sorotan masyarakat yang berada di wilayah pesisir selatan Berau. Pasalnya, hingga kini tak sedikit jalan berlubang dan hancur akibat belum dilakukannya perbaikan dari instansi terkait. Sehingga mengganggu pengendara yang melintas, bahkan berujung kecelakaan.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Mamma. Ia mengatakan, hingga kini belum ada perbaikan maksimal yang dilakukan untuk kerusakan jalan tersebut, sehingga kerusakannya semakin parah.
 
"Karena lama diperbaiki, makin tambah rusak. Apalagi jalan poros dari Biduk ke wilayah kecamatan Sambaliung. Bisa dirasakan sendiri bagaimana rusaknya kalau berkendara motor," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (13/09/2017).
 
Ia mengatakan, ada banyak lubang di sepanjang jalan yang sangat membahayakan keselamatan pengendara motor, terutama saat berkendara malam hari.
 
"Kalau yang pakai mobil tidak masalah, pengendara roda dua yang kasihan," bebernya.

 

Sementara itu, di sekitar kilometer 9 Kampung Tembudan, Selasa (12/09/2017) malam kemarin, salah seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal akibat tak sengaja melintasi jalan berlubang. Akibatnya, pengendara tersebut harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan perawatan.
 
Peristiwa tersebut juga diposting oleh akun netizen yang bernama Misbah Abdulkarim. Dalam postingannya itu, ia juga mengatakan hendaknya peristiwa kecelakaan itu dapat menjadi pelajaran agar penanganan jalan rusak dapat lebih diseriusi lagi.
 
"Korban jatuh akibat jalan berlubang. Sudah banyak yang jadi korban, bahkan beberapa waktu lalu ada yang sampai meninggal dunia. Mohon bisa menjadi perhatian dari instansi terkait," tulisnya di akun sosial medianya.
 
Terpisah, Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid membenarkan jika peristiwa kecelakaan akibat jalan berlubang bukan kali pertama terjadi di wilayah hukumnya. Jauh-jauh hari, pihaknya juga telah memberikan peringatan kepada pengendara roda dua, khususnya sepeda motor untuk dapat berhati-hati. Sebab, kondisi permukaan jalan saat ini masih banyak mengalami kerusakan.
 
"Kita harap pengendara lebih waspada lagi demi keselamatan. Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, apalagi yang belum hafal medan jalan," imbaunya.(bnc)
 
Wartawan: Hendra Irawan/Editor: Rita Amelia