Malam Takbir, Kendaraan Bak Terbuka Harus Dimodifikasi

TANJUNG REDEB – Malam sebelum lebaran sudah menjadi tradisi atau budaya masyarakat di Indonsia melaksanakan takbir. Tak sedikit takbir dirayakan dengan cara konvoi keliling kota dengan menggunakan mobil maupun motor.

Namun, tak sedikit masyarakat yang ikut merayakan takbir keliling menggunakan kendaraan melanggar lalu lintas dengan tak menggunakan helm, menggunakan knalpot racing, ataupun menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Lantas AKP Nur Kholis mengatakan, untuk mengantisipasi pelanggaran lalu lintas saat malam takbiran, pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia konvoi takbir untuk membuat ketentuan-ketentuan bagi yang ingin mengikuti konvoi takbir.

“Untuk penggunakan knalpot racing sudah saya antisipasi sebelumnya dengan berkoordinasi dengan panitia. Selain itu saya juga meminta tak ada yang menggunakan bak terbuka untuk mengangkut orang saat konvoi takbir nanti,” ungkapnya kepada beraunews.com, Minggu (3/7/2016).

Dikatakannya, bagi masyarakat yang ingin menggunakan kendaraan bak terbuka tetap diperbolehkan, namun harus dimodifikasi agar aman buat orang-orang yang diangkut didalamnya dan dipastikan tak ada yang naik ke atas bak kendaraan tersebut.

“Boleh saja pakai bak terbuta, tapi harus dimodifikasi agar safety (aman) dan jangan sampai ada orang yang naik ke atas bak apa lagi anak-anak,” tambahnya.

Nur Kholis menegaskan pihaknya akan menindak tegas bagi yang melanggar peraturan. Guna mengontrol hal itu, pihaknya akan melakukan sweeping terkait penggunaan knalpot racing dan kelengkapan kendaraan serta helm dan kaca spion bagi pengendara roda dua.

“Saya akan lakukan pengecekan nanti, hal ini kita lakukan demi keamanan dan kenyamanan masyarkaat juga saat ikut konvoi takbir nanti,” pungkasnya.(dws)