Polisi Kembangkan Kasus Surat SPj Palsu

 

TANJUNG REDEB- Polres Berau melalui Satreskrim terus mengembangkan kasus surat palsu yang mengatasnamakan Polres Berau. Diketahui sejauh ini polisi baru mengamankan 1 orang, yakni Re yang merupakan PNS Dinas Pendidikan (Disdik).

Kapolres Berau, AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Reskrim, AKP Damus Asa mengatakan, jika saat ini kasus masih terus dikembangkan untuk mengantisipasi adanya oknum lain dibelakang pelaku yang saat ini diamankan.

“Masih kami kembangkan sampai saat ini. Kalau sekarang pelaku masih kita tetapkan satu orang ini saja,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (19/08/2017).

BACA JUGAPalsukan Surat Atas Nama Polres, Oknum PNS Dinas Pendidikan Dibekuk Polisi

Dikatakannya, untuk barang bukti sendiri belum ada tambahan, hanya beberapa keterangan yang diminta oleh pelaku yakni asal usul stampel bertuliskan Polres Berau yang digunakan di surat palsu tersebut.

“Kalau dari pengakuan si pelaku dia bikin stampel di pinggir jalan. Kalau stampel Polres itu pasti ada kode tertentu yang hanya diketahui oleh pihak Polres, jadi bukan sembarangan,” bebernya.

Damus menambahkan, selain terhadap si pelaku, penyelidikan juga dilakukan ditempat lainnya mengantisipasi adanya surat-surat serupa yang dibuat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawan demi kepentingan.

“Kita juga lakukan penyelidikan di tempat-tempat lain, jangan sampai hal seperti ini bukan cuman ditempat pelaku ini bekerja. Yang jelas polisi tidak mengeluarkan surat penundaan pembayaran SPj (Surat Pertanggungjawaban-red) seperti yang dibuat oleh si pelaku ini,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia