Napi Dapat Remisi, Ini Pertimbangannya

 

TANJUNG REDEB- Setiap tahun saat merayakan HUT Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia banyak napi yang mendapat remisi, baik pemotongan masa tahanan maupun pembebasan baik bebas umum, maupun bebas biasa.

Remisi sendiri merupakan usulan dari Rumah Tahanan (Rutan) yang ada di satu wilayah kepada kantor Kementerian Hukum dan HAM (Menkumham). Di Berau sendiri ada ratusan napi yang mendapat potongan masa tahanan dan dari seluruhnya ada 9 orang yang bebas.

Kepala Rutan Klas IIB Tanjung Redeb, Agus Dwirijanto mengatakan, jika dalam mengusulkan atau pemberian remisi ada beberapa pertimbangan, diantaranya sudah menjadi warga binaan Rutan minimal 6 bulan, sudah ditetapkan sebagai terpidana dan selama menjadi warga binaan berkelakuan baik.

“Untuk pemberian remisi memang ada pertimbangannya atau syarat administratif seperti memiliki catatan kelakuan baik dan menaati peraturan yang ada di rutan, ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (19/08/2017).

Ditambahkannya, untuk tindak pidana terorisme, narkotika dan prekursor narkotika, psikotropika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara dan kejahatan hak asasi manusia yang berat, serta kejahatan transnasional terorganisasi lainnya, merupakan kejahatan luar biasa karena mengakibatkan kerugian yang besar bagi negara atau masyarakat atau korban yang banyak atau menimbulkan kepanikan, kecemasan, atau ketakutan yang luar biasa kepada masyarakat.

“Bahwa pemberian Remisi, Asimilasi, dan Pembebasan Bersyarat bagi pelaku tindak pidana terorisme, narkotika dan prekursor narkotika, psikotropika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara dan kejahatan hak asasi manusia yang berat, serta kejahatan transnasional terorganisasi lainnya perlu diperketat syarat dan tata caranya untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat,” tambahnya.

Agus berharap Napi yang ada di Rutan Klas IIB tetap bisa mengikuti peraturan rutan dan memenuhi syarakat untuk mendapatkan remisi sehingga dalam pengajuan nantinya mereka bisa disetujui baik untuk pemotongan masa tahanan maupun pembebasan.

“Yang jelas kita harap mereka yang ada saat ini masih terus bisa berperilaku baik dan menuruti peraturan Rutan agar kedepannya bisa mendapat remisi,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia