Polisi Terus Kembangkan Kasus Pengadaan Boiler IV PLTU Lati

 

TANJUNG REDEB- Sampai saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan beberapa saksi, terkait kasus pengadaan boiler IV PLTU Lati yang dikelola PT Indo Pusaka Berau (IPB).

Kapolres Berau, AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Reskrim, AKP Damus Asa mengatakan, jika saat ini beberapa saksi kembali dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Diperkirakan masih ada lagi yang akan diminta keterangan lebih lanjut.

"Dari sebelumnya sudah ada beberapa tambahan yang kami periksa, sejauh ini kita masih kumpulkan keterangan untuk melengkapi berkas," ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (10/08/2017).

BACA JUGA : Terkait Kasus Boiler IV, Mantan Dirut IPB Kooperatif Penuhi Undangan Kepolisian

Dikatakannya, selain itu Polres juga masih menunggu beberapa dokumen yang diminta terkait proyek pengadaan boiler IV tersebut. Karena sejak diminta beberapa pekan lalu, terlapor (Chairuddin Noor, Mantan Direktur Utama PT IPB) belum memenuhi keseluruhan dokumen yang diminta.

"Masih ada yang kita minta karena belum semuanya dilengkapi. Kami harap juga apa yang dibutuhkan bisa segera dilengkapi oleh terlapor," katanya.

Terkait kerugian negara, Damus juga belum bisa memastikan secara pasti karena proses masih berjalan. Dari hasil pemeriksaan nantinya baru diketahui apakah ada kerugian negara atau tidak.

"Yang jelas proses masih terus berjalan. Kita harap mereka yang kita mintai keterangan bisa kooperatif memenuhi panggilan. Dan dari hasil pemeriksaan nantinya baru bisa kita tahu apakah ada kerugian negara atau tidak," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia